Wawali Bekasi Borong Takjil UMKM, Suntik Semangat Ekonomi Rakyat di Mustika Jaya
Pemerintahan    Kamis 05 Maret 2026    05:06:48 WIBKOTA BEKASI – Suasana Ramadan di Stadion Mini Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, terasa lebih hangat ketika Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, turun langsung memborong jajanan takjil dari pelaku UMKM, (4/3/2026).
Didampingi sang istri, Wuri Handayani, serta Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, kehadiran orang nomor dua di Kota Bekasi itu bukan sekadar seremonial. Aksi borong takjil menjadi simbol nyata dukungan pemerintah daerah terhadap geliat ekonomi kerakyatan di bulan suci.
Kegiatan tersebut dilakukan usai pembukaan Bazar UMKM Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Stadion Mini Mustika Jaya. Bazar ini menjadi ruang promosi sekaligus peluang peningkatan omzet bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menegaskan bahwa membeli produk UMKM lokal merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah.
“Dengan adanya bazar-bazar selama Ramadan, diharapkan UMKM kita semakin berkembang, perekonomian semakin kuat, serta masyarakat dapat menikmati bulan suci dengan kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok. Ini bukan hanya ajang belanja, tetapi juga bentuk dukungan terhadap UMKM lokal agar lebih maju,” ujarnya.
Momentum Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk mendorong promosi produk lokal. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap takjil dan kebutuhan pokok membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.
Aksi spontan memborong aneka kue, minuman segar, hingga makanan khas berbuka puasa pun disambut antusias para pedagang. Beberapa pelaku UMKM mengaku terharu dan bangga karena produk mereka mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah.
Bazar UMKM Ramadan 1447 ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari strategi berkelanjutan dalam membangun UMKM yang tangguh, produktif, dan berdaya saing.
Di tengah tantangan ekonomi global, langkah sederhana seperti membeli produk lokal dinilai menjadi bentuk solidaritas sosial yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***Samsudin


























