95 Ribu Seragam Gratis untuk Anak Subang, Kang Rey: Jangan Ada Lagi yang Tertunda Sekolah karena Biaya
Pendidikan    Kamis 05 Maret 2026    04:47:26 WIBSUBANG - Sektor pendidikan menjadi sorotan utama dalam agenda Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Subang yang digelar di Masjid Jamie Al-Muttaqien, Desa Mulyasari, Kecamatan Binong, Selasa (3/3/2026). Di hadapan ratusan warga, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita atau yang akrab disapa Kang Rey menegaskan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui program 95 ribu seragam sekolah gratis.
Program tersebut menyasar seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Dalam satu tahun pertama masa kepemimpinannya, distribusi seragam itu telah terealisasi secara menyeluruh.
“Sebanyak 95 ribu seragam sudah kami bagikan. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengabdian kami agar anak-anak Subang bisa bersekolah dengan layak tanpa membebani orang tuanya,” ujar Kang Rey disambut tepuk tangan warga.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Subang. Pendidikan, menurutnya, adalah fondasi utama untuk mendorong kemajuan daerah.
Dalam kesempatan itu, Kang Rey juga memohon doa agar kapasitas fiskal daerah terus meningkat sehingga program-program pro-rakyat dapat dipertahankan bahkan diperluas cakupannya.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertunda sekolah hanya karena persoalan biaya perlengkapan dasar. Mohon doa agar anggaran daerah terus bertambah dan kami diberi kekuatan untuk terus berbakti,” katanya.
Agenda Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, jajaran DPRD, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Subang.
Selain isu pendidikan, Bupati juga menekankan penguatan Program PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan). Melalui program ini, pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP kini cukup diselesaikan di tingkat kecamatan tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat kota.
Tak kalah penting, Kang Rey menegaskan komitmen Zero Pungli dalam seluruh layanan publik. Ia memastikan seluruh pelayanan, baik di sektor pendidikan maupun administrasi kependudukan, tidak dipungut biaya.
“Semua layanan gratis. Kalau ada yang meminta pungutan, laporkan langsung kepada saya. Tidak boleh ada oknum yang merusak kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Safari Ramadan kali ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah suasana religius bulan suci, pesan yang dibawa pemerintah daerah pun jelas: pendidikan harus bisa diakses semua anak, tanpa terkecuali.***Red Ahas




























