Dari Sampah Menjadi Harapan, Warga Dawuan Timur Diajak Bangun Kesadaran Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Pemerintahan    Jumat 19 Juni 2026    11:50:28 WIBKarawang – Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik terus digencarkan di Kabupaten Karawang. Melalui kegiatan Penyuluhan Masyarakat tentang Membangun Kesadaran dan Perubahan Perilaku dalam Pengolahan Sampah Organik untuk Lingkungan yang Lebih Sehat dan Berkelanjutan serta Menjaga Keanekaragaman Hayati, warga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga.
Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Griya Citra Persada, Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek, Kamis (18/06/2026), mendapat dukungan dari PT Sangiang Perkasa, Bank Sampah Latanza, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Dawuan Timur Tatang, unsur Muspika Kecamatan Cikampek, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti penyuluhan.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa pengelolaan sampah organik yang baik tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga dapat menghasilkan manfaat ekonomi melalui pembuatan kompos dan berbagai produk ramah lingkungan lainnya. Selain itu, pengolahan sampah yang benar juga menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Kepala Desa Dawuan Timur, Tatang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan perubahan pola pikir dan perilaku seluruh elemen masyarakat.
"Permasalahan sampah saat ini bukan lagi sekadar urusan kebersihan lingkungan, tetapi sudah menjadi isu penting yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, kualitas hidup, bahkan masa depan generasi yang akan datang. Karena itu saya sangat mengapresiasi adanya penyuluhan seperti ini yang mampu memberikan edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah," ujar Tatang.
Ia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai acara seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah dari kebiasaan sederhana seperti memilah sampah organik dan anorganik, memanfaatkan sampah organik menjadi kompos, serta mengurangi penggunaan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah sulit terurai," katanya.
Lebih lanjut, Tatang menegaskan bahwa Pemerintah Desa Dawuan Timur berkomitmen mendukung berbagai program lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Ia menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat merupakan fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan, maka berbagai persoalan dapat diatasi dengan lebih mudah. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Selain itu, upaya menjaga keanekaragaman hayati juga merupakan bentuk warisan yang sangat berharga bagi anak cucu kita kelak," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya hidup sehari-hari. Menurutnya, jika setiap rumah tangga mampu mengelola sampahnya dengan baik, maka dampak positifnya akan sangat besar bagi lingkungan sekitar.
"Mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan bersama. Jangan menunggu orang lain memulai. Mulailah dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Saya optimistis jika kesadaran ini terus tumbuh, Desa Dawuan Timur dapat menjadi contoh desa yang bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian alam," tuturnya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta. Warga tampak antusias menggali berbagai informasi mengenai teknik pengolahan sampah organik yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Langkah sederhana yang dilakukan hari ini diyakini akan menjadi investasi besar bagi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan di masa mendatang. ***Red-Ider Jagat























