Habbina
Menata Wajah Gerbang Karawang, Pemkab Tertibkan 93 Bangunan Liar di Interchange Tol Karawang Timur
0 Komentar 133 pembaca

Menata Wajah Gerbang Karawang, Pemkab Tertibkan 93 Bangunan Liar di Interchange Tol Karawang Timur

Pemerintahan

KARAWANG – Perlahan namun pasti, wajah kawasan Interchange Tol Karawang Timur mulai berubah. Deretan bangunan semi permanen yang selama bertahun-tahun berdiri di sepanjang Daerah Milik Jalan (DMJ) kini ditata kembali oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Penertiban ini tidak sekadar membongkar bangunan liar, melainkan menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi jalan, memperbaiki sistem drainase, sekaligus menciptakan kawasan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Sebanyak 93 bangunan liar yang tersebar di kedua sisi jalan menjadi sasaran penataan. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik yang kerap mengalami kepadatan arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, keberadaan bangunan di atas DMJ dinilai menghambat fungsi saluran air sehingga berpotensi memicu genangan saat hujan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, penataan kawasan Interchange Tol Karawang Timur dilakukan secara bertahap mengingat cakupan pekerjaan yang cukup luas. Pada tahap pertama tahun ini, pemerintah memfokuskan pekerjaan hingga area saluran drainase. Adapun penataan sisi lainnya akan dilanjutkan pada tahun depan.
"Karawang Timur memang kita lakukan dalam dua tahapan. Tahun ini kita selesaikan sampai saluran, kemudian tahun depan dilanjutkan dari saluran ke sisi berikutnya," kata Aep, Jumat (7/8).
Pemkab Karawang telah menyiapkan rencana anggaran sekitar Rp 8 miliar untuk melanjutkan pekerjaan tahap berikutnya. Penataan tersebut akan mencakup area sepanjang sekitar 400 meter di kedua sisi jalan, dengan harapan kawasan pintu masuk Karawang itu memiliki wajah yang lebih tertib dan representatif.
Menurut Aep, langkah penataan dilakukan setelah pemerintah daerah memperoleh izin karena lahan yang ditertibkan merupakan aset milik Jasa Marga. Ia menegaskan, pemerintah tidak melakukan pembongkaran secara sembarangan. Penertiban hanya menyasar bangunan yang berdiri di atas Daerah Milik Jalan.
"Ini bukan sembarang membongkar. Yang kita tertibkan adalah bangunan yang berada di Daerah Milik Jalan. Saluran juga harus kita rapikan agar fungsinya kembali optimal," ujarnya.
Selain mengembalikan fungsi jalan dan drainase, penataan diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan di kawasan Interchange Tol Karawang Timur. Kawasan yang lebih lapang dinilai akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperbaiki estetika pintu masuk menuju Kabupaten Karawang.
Aep juga mengimbau para pedagang dan pelaku usaha agar tidak lagi memanfaatkan area DMJ sebagai lokasi berjualan. Pemerintah, kata dia, tidak melarang masyarakat berusaha, namun aktivitas tersebut harus dilakukan di tempat yang sesuai dengan peruntukannya.
"Kalau ingin berusaha, silakan di tempat yang semestinya, misalnya menyewa ruko. Jangan menggunakan Daerah Milik Jalan karena nantinya akan terus dilakukan penertiban," tegasnya.
Dalam upaya menjaga ketertiban kawasan, Pemkab Karawang juga akan berkoordinasi dengan PLN agar lebih selektif dalam memberikan sambungan listrik kepada bangunan yang belum memiliki legalitas, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya bangunan-bangunan baru yang berdiri tanpa izin.
Di tengah proses penataan itu, dukungan datang dari warga sekitar. Ratna (62), misalnya, menilai perubahan yang dilakukan pemerintah akan membuat kawasan Interchange Tol Karawang Timur terlihat jauh lebih rapi dibandingkan sebelumnya.
"Bagus jadi ditata. Sebelumnya ya begitu, kurang rapi. Dengan adanya pembongkaran ini jadi kelihatan lebih rapi," katanya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Karawang, penataan kawasan ini bukan hanya soal membongkar bangunan liar, melainkan bagian dari upaya membangun ruang publik yang lebih tertib dan berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap, kawasan Interchange Tol Karawang Timur diharapkan menjadi gerbang Karawang yang lebih nyaman, aman, dan mencerminkan wajah kota yang terus berbenah.***Red-Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top