Habbina
Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Terhubung, Warga Tak Lagi Harus Memutar
0 Komentar 164 pembaca

Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Terhubung, Warga Tak Lagi Harus Memutar

Pemerintahan

SUKABUMI — Senyum warga Kampung Naringgul, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kembali merekah. Akses penghubung menuju Kampung Sukamanah, Desa Cikelat, yang sempat terputus akibat kerusakan diterjang banjir, kini kembali dapat dilalui.
Jembatan Merah Putih Cihujung yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga tersebut resmi digunakan kembali setelah selesai dibangun. Peresmian dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., Rabu (19/8/2026).
Bagi masyarakat setempat, keberadaan jembatan bukan sekadar menghubungkan dua kampung. Jembatan tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga, hingga aktivitas pertanian.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melaksanakan peresmian Jembatan Cihujung. Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Berkat kerja sama seluruh pihak, terutama partisipasi masyarakat, akhirnya jembatan ini dapat dibangun kembali dan sekarang sudah bisa kita gunakan,” ujar Agung.
Menurutnya, pulihnya akses tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas tanpa harus mengambil jalur memutar.
“Manfaat jembatan ini akan kembali kepada masyarakat. Anak-anak sekolah kini tidak perlu lagi melewati akses yang sebelumnya rusak dan berisiko,” katanya.
Selain pendidikan, jembatan juga menjadi akses penting bagi warga yang memiliki kebun maupun menjalankan aktivitas ekonomi lainnya. Dengan kembali berfungsinya jembatan, perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.
Agung mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Cihujung merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pedesaan dan membutuhkan akses penghubung.
“Program ini memang ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah yang membutuhkan, termasuk tempat-tempat terpencil. Mudah-mudahan dengan adanya program seperti ini, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” ungkapnya.
Meski telah kembali dapat digunakan, Agung mengingatkan warga agar tidak mengabaikan keselamatan. Penggunaan jembatan harus disesuaikan dengan peruntukan dan batas kemampuan beban yang telah ditentukan.
“Kendaraan yang melintas harus bergantian dan tidak melebihi batas beban yang telah ditentukan. Jangan sampai karena penggunaan yang tidak sesuai aturan, jembatan cepat rusak,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga jembatan tersebut secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kalau kita gunakan sesuai aturan dan kita rawat bersama, Insyaallah jembatan ini dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Dalam peresmian tersebut, Agung turut memberikan apresiasi kepada warga Kampung Naringgul yang ikut bergotong royong selama proses pembangunan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Apa yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas mudah-mudahan menjadi amal jariyah,” tuturnya.
Rasa syukur juga disampaikan perwakilan masyarakat, Jamaludin. Menurut dia, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan warga karena menjadi salah satu akses utama dalam menjalankan berbagai aktivitas.
“Kami sangat bahagia karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden, Bapak Dandim, Danramil, Babinsa, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini,” ungkap Jamaludin.
Peresmian jembatan turut dihadiri Danramil 2201/Cisolok, Kapolsek Cisolok, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cisolok, Kepala Desa Karangpapak, Kepala Desa Cikelat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Kini, setelah kembali berdiri dan dapat dilalui, Jembatan Merah Putih Cihujung bukan hanya menjadi jalur penghubung antarkampung. Bagi warga, jembatan itu menjadi simbol kembali terbukanya akses dan aktivitas yang sempat terhenti akibat bencana.***Red-Dadan Sundana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top