BMKG Ingatkan Warga Subang Tetap Waspada Cuaca Ekstrem Dini Hari
Daerah    Minggu 18 Januari 2026    06:11:49 WIBSUBANG – Warga Kabupaten Subang diminta tidak lengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Subang pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026, mulai pukul 00.30 WIB.
Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan gangguan serius, mulai dari genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan listrik dan kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang terbatas.
“Update peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat tanggal 18 Januari 2026 pukul 00.20 WIB, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 00.30 WIB,” tulis Prakirawan BMKG.
Puluhan Kecamatan Masuk Zona Waspada
BMKG mencatat, cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah Subang bagian selatan, tengah, hingga utara. Sejumlah kecamatan yang diperkirakan terdampak antara lain Sagalaherang, Cisalak, Subang Kota, Kalijati, Purwadadi, Pagaden, Jalancagak, Tanjungsiang, Compreng, Cibogo, Cipunagara, Cijambe, Cipeundeuy, Cikaum, Serangpanjang, Kasomalang, Dawuan, Pagaden Barat, dan Ciater.
Tak berhenti di situ, BMKG juga mengingatkan potensi perluasan cuaca ekstrem ke wilayah pesisir dan utara Subang, meliputi Pabuaran, Binong, Ciasem, Pusakanagara, Pamanukan, Patokbeusi, Legonkulon, Sukasari, Tambakdahan, hingga Pusakajaya.
Berlaku Hingga Pukul 03.30 WIB
BMKG memprediksi kondisi ini berlangsung hingga pukul 03.30 WIB. Masyarakat, khususnya yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari, diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mengimbau warga tidak berteduh di bawah pohon, baliho, atau bangunan rawan, serta menghindari aktivitas luar ruang yang berisiko. Warga juga diminta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas BMKG.***Sumber BMKG Kabupaten Subang.




























