Antisipasi Banjir, Camat Cikampek Turun Langsung Pantau Wilayah Rawan
Pemerintahan    Minggu 18 Januari 2026    19:50:37 WIBKARAWANG – Pemerintah Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi. Sebagai langkah antisipatif, Tim Monitoring Kesiapsiagaan Banjir melakukan penyisiran ke sejumlah titik rawan banjir pada Minggu (18/1/2026).
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Camat Cikampek, Adi Firmansyah, SH., MM., bersama Tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang serta relawan Katana Rescue Cikampek.
Adapun wilayah yang menjadi fokus pemantauan meliputi Desa Cikampek Timur, Desa Cikampek Selatan, Desa Dawuan Barat, Desa Dawuan Tengah, serta beberapa titik rawan lainnya di Kecamatan Cikampek.

Adi Firmansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman serta meminimalisir potensi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Sejak hujan turun dengan intensitas cukup deras dari malam hingga pagi hari, kami bersama tim langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi lingkungan, aliran sungai, serta kesiapan petugas di lapangan. Alhamdulillah, hingga saat ini situasi masih terkendali,” ujar Adi Firmansyah di sela kegiatan.
Namun demikian, dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan adanya penumpukan sampah kiriman di aliran Sungai Sipon. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat aliran air dan memicu luapan apabila hujan deras kembali terjadi.

Salah satu relawan BPBD, Darmawan, menegaskan bahwa permasalahan sampah di sungai harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.
“Di beberapa titik Sungai Sipon terlihat dipenuhi sampah kiriman. Ini harus segera dibersihkan karena bisa menjadi penyebab utama meluapnya air saat hujan deras,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air.
Monitoring kesiapsiagaan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan bersama sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, petugas kebencanaan, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana banjir di wilayah Cikampek.***Red




























