Warga Bertanya, KAI Menjaga: Stasiun Pagaden Masih Aman di Tengah Banjir
Pemerintahan    Minggu 18 Januari 2026    20:22:19 WIBSUBANG -Di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah dan memicu pembatalan puluhan perjalanan kereta api, pertanyaan wajar mengemuka di kalangan masyarakat Subang dan sekitarnya: apakah Stasiun Pagaden masih aman untuk digunakan?
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sedikitnya 38 perjalanan kereta api resmi dibatalkan pada Minggu (18/1/2026). Keputusan tersebut diambil menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air di sejumlah lintasan rel, terutama di wilayah operasional Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa langkah pembatalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan penumpang di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlanjut.
“Seiring bertambahnya titik banjir dan meningkatnya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, mulai dari pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan. Semua ini dilakukan agar risiko keselamatan dapat dihindari,” ujar Anne dalam keterangannya.
Terkait Stasiun Pagaden, hingga saat ini KAI belum mengeluarkan pernyataan penutupan. Aktivitas stasiun masih berlangsung normal, namun masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari KAI. Pasalnya, dinamika cuaca dan kondisi lintasan rel dapat berubah sewaktu-waktu.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memastikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan. Proses refund dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center KAI 121, paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan.
Di sisi lain, KAI juga menurunkan petugas prasarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan rel, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir.
“Informasi akan terus kami perbarui sesuai perkembangan di lapangan. Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” tutup Anne.***Red Ah




























