Habbina
Menata Air, Menjaga Harapan Warga Bekasi dari Ancaman Banjir Tahunan
0 Komentar 141 pembaca

Menata Air, Menjaga Harapan Warga Bekasi dari Ancaman Banjir Tahunan

Pemerintahan

BEKASI-Banjir yang datang silih berganti setiap musim hujan bukan lagi sekadar peristiwa alam bagi warga Kabupaten Bekasi. Ia telah menjadi persoalan tahunan yang menuntut jawaban nyata dan solusi berkelanjutan. Menyadari hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus memperkuat langkah penanganan banjir melalui evaluasi menyeluruh yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Rapat evaluasi yang digelar di Ruang Rapat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (20/1), menjadi momentum penting untuk menata kembali strategi pengendalian banjir. Dalam forum tersebut, Plt. Bupati menegaskan bahwa banjir di sejumlah wilayah tidak bisa lagi ditangani secara parsial atau darurat semata, melainkan memerlukan perencanaan jangka panjang yang terintegrasi.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah rencana pembangunan sodetan kali di kawasan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), khususnya di wilayah Wanasari, Kecamatan Cibitung. Kawasan ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik rawan luapan air yang kerap menggenangi permukiman warga. Sodetan kali dinilai menjadi solusi strategis untuk mengurai beban aliran air, terutama saat debit meningkat drastis akibat curah hujan tinggi.

Selain itu, penertiban bangunan liar di bantaran sungai juga menjadi perhatian serius. Keberadaan bangunan yang berdiri di sempadan sungai tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mempersempit alur air dan memperparah risiko banjir. Pemerintah daerah menegaskan bahwa langkah penertiban akan dilakukan secara bertahap dan humanis, dengan tetap memperhatikan aspek sosial masyarakat terdampak.

Dalam rapat tersebut, Plt. Bupati Bekasi juga menyoroti kondisi tanggul Sungai Citarum yang menjadi salah satu penyangga utama wilayah Bekasi. Penanganan tanggul akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari langkah darurat untuk mencegah jebol, hingga pengajuan pembangunan tanggul permanen di titik-titik yang dinilai paling rawan.

Asep Surya Atmaja menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja. Diperlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga partisipasi masyarakat. Dengan perencanaan yang matang, penegakan aturan, serta kolaborasi yang kuat, Pemkab Bekasi optimistis risiko banjir dapat ditekan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Tujuan akhirnya bukan hanya mengurangi genangan air, tetapi menghadirkan rasa aman dan kepastian hidup bagi masyarakat,” tegasnya.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan pesatnya pembangunan, upaya menata aliran air menjadi ikhtiar menjaga harapan warga Bekasi agar banjir tak lagi menjadi cerita yang terus berulang setiap tahun.***Samsudin

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top