Dari Pendopo, Doa Dipanjatkan: Musholla Ar-Rahmat Diresmikan di Hari Ulang Tahun Bupati Kuningan
Daerah    Rabu 21 Januari 2026    06:24:21 WIBKUNINGAN -Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (20/1/2026). Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, meresmikan Musholla Ar-Rahmat, sebuah ruang ibadah yang diharapkan menjadi penopang nilai spiritual di jantung pemerintahan daerah.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, disaksikan Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, ulama, serta undangan. Lebih dari sekadar penambahan fasilitas, kehadiran musholla ini diposisikan sebagai pengingat moral bagi aparatur negara.
“Ini bukan hanya bangunan dari batu dan semen, tetapi manifestasi doa, keikhlasan, dan kepedulian,” ujar Bupati dalam sambutannya. Ia menegaskan, setiap langkah kepemimpinan dan pelayanan publik semestinya berangkat dari iman, akhlak, dan tanggung jawab moral kepada Allah SWT.
Musholla Ar-Rahmat berawal dari kepedulian seorang dermawan, Haji Eka, yang melihat keterbatasan akses tempat salat di area Pendopo. Dari niat sederhana itu, berdirilah musholla yang kini nyaman digunakan oleh ASN, tamu, dan masyarakat. Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi Haji Eka yang selama ini konsisten membantu warga—mulai dari program rutilahu hingga pemberangkatan umrah bagi masyarakat kurang mampu—tanpa mencari sorotan.
Penamaan “Ar-Rahmat”, lanjut Bupati, lahir dari diskusi bersama ulama dan tokoh agama. Nama tersebut mengandung pesan agar musholla menjadi ruang pembinaan spiritual, memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kasih sayang antarsesama.
Momen peresmian ini kian bermakna karena bertepatan dengan ulang tahun Bupati ke-58. Ia memaknainya sebagai refleksi kedewasaan kepemimpinan yang kian berorientasi pada kebermanfaatan. “Semoga Musholla Ar-Rahmat menjadi pengingat bagi seluruh ASN: bekerja bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga ibadah yang akan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, S.Pd, melaporkan bahwa pembangunan musholla dilandasi tiga hal utama: komitmen pemda dalam penguatan nilai keagamaan, kebutuhan sarana ibadah yang layak di lingkungan Pendopo, serta kepedulian dermawan yang membiayai pembangunan secara penuh.
Rangkaian acara turut diisi santunan kepada 58 anak yatim dan dhuafa—diserahkan secara simbolis kepada lima anak—serta siraman rohani oleh Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman. Peresmian ditutup dengan doa bersama dan tausiah yang menekankan keikhlasan dalam beramal serta memakmurkan rumah Allah.
Dari Pendopo, doa-doa pun dipanjatkan—mengiringi harapan agar tata kelola pemerintahan Kuningan kian berakar pada nilai spiritual dan kemanusiaan.***Ading Permana




























