Saat Hujan Jadi Ujian Perumahan: Karawang Benahi Tata Ruang demi Warga
Pemerintahan    Jumat 30 Januari 2026    04:10:15 WIBKARAWANG -Maraknya banjir yang melanda sejumlah kawasan perumahan di Karawang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus turun langsung mengecek tata ruang perumahan yang dinilai bermasalah, terutama terkait sistem drainase.
Menurut Aep, banyak perumahan dibangun tanpa perhitungan matang terhadap kondisi lingkungan sekitar. Faktor elevasi lahan, arah aliran air, hingga kapasitas drainase kerap diabaikan, sehingga genangan mudah terjadi saat hujan deras mengguyur.
“Pasca musim hujan ini selesai, kita akan menata drainase perumahan. Kita akan lihat langsung di wilayah Klari, termasuk Majalaya dan Purwasari, seperti apa kondisi di lapangan,” ujar Aep, Kamis (29/1).
Salah satu potret banjir terlihat di perumahan Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, yang sempat terendam akibat buruknya sistem pembuangan air.
Sebagai langkah tegas, Pemkab Karawang masih memberlakukan moratorium perizinan perumahan. Kebijakan ini ditempuh agar pemerintah memiliki ruang untuk melakukan penataan ulang sekaligus evaluasi terhadap kawasan perumahan yang telah berdiri.
Aep menegaskan, tidak ada kompromi dalam aspek teknis pembangunan. Termasuk bagi perumahan yang mengklaim sebagai rumah subsidi, seluruh ketentuan tetap wajib dipatuhi.
“Ke depan ini pokoknya tidak bisa lagi perumahan, walaupun alasannya rumah subsidi untuk rakyat. Tetap tidak bisa kalau melanggar aturan,” tegasnya.
Salah satu ketentuan penting yang ditekankan adalah perbedaan elevasi bangunan dengan jalan. Pengembang, kata Aep, wajib menaikkan bangunan minimal 50 sentimeter dari permukaan jalan.
“Ketentuannya minimal 50 sentimeter dari jalan. Jangan hanya karena tanahnya kering lalu langsung dibangun, sementara posisi jalan lebih tinggi. Itu yang tidak bisa,” pungkasnya.
Pemkab Karawang berharap penataan ulang ini tidak hanya mencegah banjir berulang, tetapi juga menghadirkan kawasan hunian yang lebih aman dan layak bagi warga.***Red Emn




























