Menjelang Puasa, Pemkab Subang Pastikan Harga Kebutuhan Terkendali
Pemerintahan    Selasa 10 Februari 2026    05:58:59 WIBSUBANG - Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Subang memastikan kesiapan penuh dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Antisipasi dilakukan lebih awal untuk meredam potensi lonjakan harga yang kerap muncul menjelang bulan puasa.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Senin (9/2/2026).
Dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa inflasi nasional pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen secara tahunan. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut bukan dipicu oleh sektor pangan, melainkan lebih dipengaruhi oleh penyesuaian tarif listrik serta harga emas.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kabupaten Subang masih berada dalam batas aman. Berdasarkan data terbaru, inflasi Subang tercatat sebesar 2,92 persen, sehingga dinilai tidak mengganggu stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan, agar masyarakat tidak terbebani, dan di sisi lain pelaku usaha tetap bisa berjalan,” ujar Kang Akur.
Untuk menjaga kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang berencana memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Fokus utama diarahkan pada ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta pengawasan pasar guna mencegah gejolak harga selama Ramadhan.
Dengan langkah-langkah antisipatif itu, pemerintah daerah berharap masyarakat Subang dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga di pasar, sehingga suasana Ramadhan tetap khidmat dan penuh keberkahan.***Red Ahas




























