Sinergi Demokrasi di Kota Sukabumi, Pemkot dan KPU Perkuat Kolaborasi untuk Pemilu Berkualitas
Pemerintahan    Selasa 24 Februari 2026    06:19:36 WIBKOTA SUKABUMI -Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang sinergi penguatan demokrasi serta pelaksanaan tugas dan fungsi dalam masa tahapan maupun non-tahapan Pemilu dan pemilihan.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, dalam seremoni yang digelar di Balai Kota Sukabumi, (23/2/2026).
Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama kedua pihak dalam sejumlah bidang strategis. Di antaranya, penyelenggaraan pendidikan dan sosialisasi demokrasi kepada masyarakat, pengelolaan data dan informasi yang relevan dengan sistem pemilihan umum, pemanfaatan sarana dan prasarana pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan KPU pada masa non-pemilu, hingga koordinasi penanganan isu-isu tata kelola demokrasi lokal.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung penguatan demokrasi di Kota Sukabumi.
“Dengan kerja sama ini saya ingin Kota Sukabumi jauh lebih baik dari sebelumnya. Ini penting bahwa Pemerintah Kota Sukabumi bersama KPU benar-benar menghasilkan sesuatu yang diharapkan, dan Kota Sukabumi menjadi kota terbaik dalam pelaksanaan Pemilihan Umum,” ujarnya.
Ia menilai, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu merupakan kunci dalam menciptakan proses demokrasi yang transparan, partisipatif, dan berintegritas.
Sementara itu, Imam Sutrisno menjelaskan bahwa nota kesepahaman ini berfungsi memastikan agenda-agenda strategis KPU tetap berjalan optimal, termasuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta pendidikan pemilih secara konsisten.
Menurutnya, masa yang kerap disebut sebagai “non-tahapan” justru menjadi momentum penting untuk konsolidasi lintas instansi dan penyelesaian tugas-tugas strategis.
“Di masa non-tahapan ini, justru kesempatan untuk menyelesaikan konsolidasi dengan berbagai instansi dan lembaga, serta menuntaskan tugas yang lebih strategis berkaitan dengan persiapan teknis ke depan. Pertaruhannya adalah kualitas demokrasi yang lebih baik,” jelasnya.
Ia berharap, sinergi ini mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan Pemilu di Kota Sukabumi, termasuk mendorong kenaikan angka partisipasi masyarakat dalam setiap kontestasi demokrasi.
Dengan penguatan koordinasi dan dukungan lintas sektor, Kota Sukabumi diharapkan mampu menjadi salah satu daerah dengan tata kelola demokrasi yang semakin matang dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.***Dadan Sundana
























