Bangkit dari Gelombang, PDAU Kuningan Diuji di Tangan Nakhoda Baru
Pemerintahan    Rabu 25 Februari 2026    00:11:54 WIBKUNINGAN – Tantangan besar menanti Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan. Di tengah kondisi perusahaan yang dinilai belum sehat, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melantik Adang Kurniawan, SE, sebagai Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan periode 2026–2031, di Ruang Rapat Sang Adipati, Setda Kuningan, Senin (23/2/2026). Pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda Uu Kusmana, para staf ahli, asisten daerah, kepala perangkat daerah, jajaran PDAU, serta direktur sebelumnya, Heni Susilawati.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada Heni Susilawati yang telah menuntaskan masa bakti hingga Oktober 2025. Ia menilai dedikasi yang diberikan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan daerah tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengucapkan terima kasih atas pengabdian Ibu Heni. Apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan pondasi berharga bagi kemajuan PDAU ke depan,” ujarnya.
Namun, di balik seremoni pelantikan, terselip pesan tegas. Bupati secara terbuka mengakui kondisi PDAU saat ini belum sehat dan membutuhkan pembenahan menyeluruh.
“Ini tantangan besar. PDAU perlu pembenahan dari sisi kinerja dan sumber daya manusia. Harus ada peningkatan daya saing, pemetaan peluang bisnis, serta kemampuan membangun jejaring. Tanpa itu, sulit bagi perusahaan untuk bangkit,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang profesional, integritas yang kuat, serta inovasi berkelanjutan. Menurutnya, PDAU tak bisa terus bergantung pada intervensi pemerintah daerah. Perusahaan daerah harus mandiri dan mampu memberi kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tidak bisa hanya business as usual. Harus ada lompatan besar dengan manajemen kuat dan jejaring yang luas. Saya akan terus mengevaluasi progresnya,” kata Dian.
Dalam nada reflektif, ia mengibaratkan kepemimpinan sebagai ujian di tengah gelombang besar. “Nakhoda hebat tidak lahir dari laut yang tenang, melainkan saat dihadapi gelombang. Kepemimpinan diuji saat organisasi dalam kondisi tidak sehat,” ucapnya.
Bupati berharap PDAU ke depan mampu sejajar dengan BUMD lain di Kuningan yang telah lebih dulu sehat dan berkontribusi signifikan, seperti Bank Kuningan dan PDAM Kuningan.
Sementara itu, Adang Kurniawan menyatakan siap menjawab tantangan tersebut. Ia menargetkan pada tahun ini PDAU mampu menyumbang PAD sebesar Rp1 miliar.
“Insyaallah dalam satu tahun ini akan kami tuntaskan,” ujarnya optimistis.
Tak hanya itu, ia juga berkomitmen menyelesaikan kewajiban perusahaan yang masih tertunggak, termasuk utang lebih dari Rp500 juta. Targetnya, persoalan tersebut bisa dibereskan dalam 100 hari kerja sebagai langkah awal memulihkan semangat internal.
“Kita akan lakukan konsolidasi, memetakan kondisi PDAU secara menyeluruh, dan menghadirkan solusi. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” kata Adang.
Usai pelantikan, tanpa menunggu lama, ia langsung menuju kantor PDAU di Cirendang untuk bertemu dan berkoordinasi dengan jajaran internal sebuah simbol bahwa kerja besar telah dimulai, bahkan sebelum kursi jabatan terasa hangat.***Ading Permana




























