Dua Penghargaan untuk Sukabumi: Kerja Sunyi DPPKB Berbuah Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemerintahan    Sabtu 28 Februari 2026    01:15:21 WIBSUKABUMI – Kerja senyap yang selama ini dilakukan para penyuluh dan tenaga lapangan keluarga berencana di Kabupaten Sukabumi akhirnya berbuah manis. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi meraih dua penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat dalam ajang Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026 di Bandung.
Penghargaan tersebut diberikan oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat dalam forum strategis yang mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Transformasi Kemendukbangga mendukung Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045 dan Jawa Barat Istimewa.”
DPPKB Kabupaten Sukabumi meraih Terbaik I Target Total Pelayanan KBPP 1000–3000 Akseptor pada kegiatan SEMARAK KBPP Tahun 2025. Capaian pelayanan menembus angka 7.247 akseptor, jauh melampaui target kategori 1.000–3.000 akseptor. Angka tersebut menjadi penegas bahwa akses dan kualitas layanan keluarga berencana di Sukabumi terus diperluas dan diperkuat.
Tak hanya itu, DPPKB juga menerima penghargaan SSK Jenjang SMA Terlaporkan Terbanyak, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen optimalisasi pelaporan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di tingkat SMA. Penguatan edukasi kependudukan di kalangan remaja dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sadar perencanaan masa depan.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja kolektif seluruh jajaran.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim, mulai dari penyuluh KB, tenaga lapangan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan pemerintah daerah dan para mitra kerja. Capaian 7.247 akseptor dalam SEMARAK KBPP 2025 menunjukkan komitmen kita dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujarnya, (27/2/2026).
Menurut Eka, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan titik pijak untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, DPPKB akan memperkuat edukasi, memperluas akses pelayanan, serta menghadirkan inovasi program agar manfaat Bangga Kencana semakin dirasakan masyarakat hingga ke pelosok.
Capaian tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Kabupaten Sukabumi dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta mewujudkan keluarga berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.
Di tengah tantangan pembangunan kependudukan yang kian kompleks, prestasi ini menjadi pengingat bahwa kerja kolaboratif dan pelayanan yang konsisten tetap menjadi kunci. Dari Sukabumi, upaya membangun keluarga tangguh terus digerakkanbdiam-diam, namun berdampak besar.***Dadan Sundana




























