Tri Adhianto Apresiasi Semangat Siswa Tunarungu Jual Takjil, Ramadan Jadi Ruang Tumbuh Kemandirian
Daerah    Senin 02 Maret 2026    21:15:52 WIBKOTA BEKASI – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Jalan Komodo Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu (1/3/2026), terasa berbeda. Di antara deretan lapak takjil, tampak siswa-siswi SLB Kembar Karya Pembangunan III dengan penuh percaya diri melayani pembeli.
Di tengah hangatnya Ramadan, para siswa tunarungu itu menawarkan aneka gorengan dan menu berbuka lainnya dengan senyum ramah serta bahasa isyarat yang komunikatif. Lapak sederhana tersebut menjadi ruang belajar sekaligus panggung keberanian bagi mereka untuk tampil di ruang publik.
Momentum itu turut dihadiri Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang menyempatkan diri berkunjung dan berdialog langsung dengan para siswa. Didampingi guru pendamping, Tri berbincang dengan Ilham, salah satu siswa yang tengah sigap melayani pembeli gorengan.
Melalui penerjemahan bahasa isyarat, Ilham menjelaskan keterlibatannya sejak siang hari, mulai dari menyiapkan bahan, meracik adonan, hingga menggoreng. Dengan ekspresi bangga, ia mengaku senang karena dagangannya diminati warga dan hampir habis menjelang azan magrib.
Tri pun memberikan apresiasi atas semangat dan kemandirian para siswa. Ia membeli beberapa takjil sembari menyampaikan pesan penyemangat.
“Semangat Ilham dan teman-temannya adalah contoh bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Dengan kepercayaan diri dan kemauan belajar, mereka mampu menunjukkan potensi luar biasa,” ujar Tri.
Kepala sekolah, Vivi Sukmawati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembelajaran kewirausahaan. Siswa dilibatkan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, belanja bahan, proses memasak, hingga melayani pembeli.
Menurutnya, membangun rasa percaya diri siswa bukanlah proses instan. Namun melalui pendampingan bertahap dan pembiasaan, para siswa kini mampu tampil lebih berani serta menghasilkan produk yang tak kalah dengan pelaku usaha pada umumnya.
Kehadiran Wali Kota di lapak takjil itu menjadi simbol dukungan nyata Pemerintah Kota Bekasi terhadap pendidikan berbasis pemberdayaan penyandang disabilitas. Di bulan suci Ramadan, semangat inklusivitas dan kemandirian pun menemukan maknanya bahwa setiap anak, dengan segala keunikannya, berhak tumbuh, belajar, dan berkarya.***Samsudin




























