K3 ASRI, Ikhtiar Bersama Menata Bekasi Jadi Kota yang Lebih Layak Huni
Pemerintahan    Senin 02 Maret 2026    22:00:32 WIBKOTA BEKASI - Semangat gotong royong kembali menggema di sudut-sudut lingkungan Kota Bekasi. Pemerintah bersama warga, kecamatan, dan kelurahan memperkuat Gerakan K3 ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) sebagai langkah nyata menata wajah kota secara berkelanjutan.
Melalui aksi bersih dan penataan lingkungan, warga turun langsung dalam kerja bakti massal. Sampah diangkut, saluran air dibersihkan, bangunan liar ditertibkan, hingga reklame dan spanduk tak berizin dicopot. Upaya ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi gerakan kolektif membangun kesadaran dan ketertiban bersama.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa K3 ASRI adalah komitmen jangka panjang untuk menciptakan ruang hidup yang lebih layak bagi masyarakat.
“Gerakan K3 ASRI adalah ikhtiar bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah. Ketika lingkungan tertata, saluran air lancar, dan ruang publik tertib, maka kualitas hidup warga akan meningkat,” ujarnya, Senin (2/3).
Menurutnya, penataan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif, namun tetap tegas dalam penegakan aturan. Penertiban bangunan liar dan reklame tak berizin, kata dia, bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan rasa aman bagi para pelaku usaha.
“Aturan harus ditegakkan secara konsisten agar penataan ini maksimal hasilnya. Dengan keteraturan, pelaku usaha mendapatkan kepastian, dan daerah memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara sehat untuk mendukung pembangunan,” tambahnya.
Dampak gerakan tersebut mulai terasa di tengah masyarakat. Lingkungan yang sebelumnya kumuh kini terlihat lebih tertata. Saluran air yang kerap tersumbat kembali berfungsi, mengurangi potensi genangan saat hujan turun.
Rudi Hartono (42), warga Bekasi Timur, mengaku merasakan perubahan signifikan di lingkungannya.
“Sekarang jadi lebih bersih dan enak dilihat. Saluran air yang dulu sering mampet sudah lancar. Kami juga jadi lebih peduli menjaga kebersihan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Siti Aminah (38), pelaku usaha kecil. Ia menilai penataan yang jelas membuat aktivitas usahanya lebih tenang dan nyaman.
“Dengan aturan yang jelas, kami tidak lagi was-was. Lingkungan rapi, pembeli juga lebih nyaman datang,” katanya.
Gerakan K3 ASRI juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan kerja bakti dan kepedulian lingkungan sebagai fondasi pembangunan kota yang sehat dan tertib.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan program ini akan terus digelar secara rutin dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat, Bekasi perlahan menata diri bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun budaya tertib dan kepedulian yang menjadi ruh kota yang aman, sehat, rapi, dan indah.***Samsudin




























