Bekasi Perkuat Transparansi Keuangan, Hadapi Audit BPK dengan Sikap Terbuka
Pemerintahan    Jumat 03 April 2026    00:17:15 WIBCIKARANG PUSAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui keikutsertaan dalam Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung secara virtual pada Kamis (2/4/2026) itu diikuti oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dari ruang kerjanya, serta Sekretaris Daerah Endin Samsudin yang bergabung dari Command Center Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat.
Sekretaris Daerah Endin Samsudin menjelaskan, entry meeting ini merupakan lanjutan dari tahapan pemeriksaan sebelumnya yang telah memasuki fase pengumpulan data selama satu bulan. Pada tahap berikutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam selama kurang lebih 40 hari.
“Ini tahap kedua. Sebelumnya sudah dilakukan pengumpulan data selama satu bulan, dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam sekitar 40 hari ke depan,” ujarnya.
Ia memastikan, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi telah disiapkan untuk mendukung kelancaran proses audit. Ketersediaan data menjadi fokus utama, sekaligus bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi.
“Yang kita persiapkan adalah data. Apa yang diminta oleh pemeriksa, kita siapkan. Artinya kita bersikap kooperatif,” katanya.
Menurut Endin, pemeriksaan oleh BPK bukan semata proses administratif, melainkan bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan disiplin, khususnya dalam penyusunan serta pelaporan keuangan daerah.
Ia menilai prinsip-prinsip tersebut sejatinya telah menjadi bagian dari praktik pemerintahan di Kabupaten Bekasi selama ini.
“Pemeriksaan ini mendorong pemerintah daerah agar semakin transparan, akuntabel, dan disiplin dalam memberikan laporan. Itu yang selama ini sudah kita jalankan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah agar aktif berkoordinasi dan tidak ragu berkonsultasi apabila menghadapi kendala selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Kooperatif dan transparan. Jika ada persoalan, silakan dikonsultasikan agar semuanya berjalan lancar,” tandasnya.
Melalui partisipasi dalam entry meeting ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap proses pemeriksaan LKPD Tahun 2025 dapat berjalan optimal serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan bertanggung jawab.***Samsudin
























