Habbina
Mahkota Binokasih Kembali Bersinar, Ribuan Warga Rayakan Jati Diri Sunda di Sumedang
0 Komentar 119 pembaca

Mahkota Binokasih Kembali Bersinar, Ribuan Warga Rayakan Jati Diri Sunda di Sumedang

Pemerintahan

Sumedang — Lautan manusia memadati ruas jalan di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026), saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda digelar dengan penuh khidmat dan semarak. Dari anak-anak hingga orang tua, masyarakat tumpah ruah menyaksikan prosesi budaya yang bukan sekadar perayaan, tetapi juga peneguhan identitas.

Kirab dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menunggangi kuda, membawa Mahkota Binokasih—pusaka bersejarah peninggalan Kerajaan Sunda—yang menjadi simbol kebesaran dan kejayaan masa lalu. Kehadiran mahkota tersebut menjadi magnet utama, menghadirkan nuansa sakral sekaligus kebanggaan kolektif masyarakat Sunda.

Iring-iringan kirab turut diikuti Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M. Fajar Aldila, jajaran Keraton Sumedang Larang, serta perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang menampilkan ragam kesenian khas daerah masing-masing.

Rute kirab dimulai dari Keraton Sumedang Larang dan berakhir di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS). Setibanya di lokasi, panggung budaya seolah tak pernah sepi. Satu per satu daerah menampilkan atraksi seni, memperlihatkan kekayaan tradisi Tatar Sunda yang hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat.

Kabupaten Sumedang sendiri menampilkan tari umbul, sebuah representasi semangat dan dinamika budaya lokal yang mengakar kuat. Penampilan ini menjadi simbol bahwa warisan leluhur bukan sekadar kenangan, melainkan energi yang terus menghidupi generasi hari ini.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa kirab budaya ini merupakan langkah nyata dalam menguatkan kembali jati diri masyarakat Sunda. Menurutnya, Mahkota Binokasih bukan hanya benda pusaka, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga.

“Kirab ini menjadi momentum untuk mengingat kembali siapa kita. Identitas sebagai masyarakat Sunda harus tetap hidup, salah satunya tercermin melalui Mahkota Binokasih yang ada di Sumedang,” ujarnya.

Tak hanya berdampak secara kultural, kegiatan ini juga menggeliatkan roda ekonomi masyarakat. Ribuan pengunjung yang hadir turut mendorong aktivitas pelaku usaha kecil dan sektor pariwisata lokal.

“Ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga memberi dampak ekonomi dan memperkenalkan potensi daerah,” tambah Dony.
Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya mengembalikan karisma Mahkota Binokasih sebagai simbol kebesaran budaya Sunda. Ia mengapresiasi semangat masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dinilai konsisten menjaga warisan budaya.

“Antusiasme masyarakat hari ini menunjukkan bahwa budaya masih menjadi denyut nadi kehidupan. Ini harus terus dirawat dan dikembangkan,” kata Dedi.

Ia juga mendorong adanya evaluasi dan penataan yang lebih baik terhadap pengembangan seni daerah agar mampu tumbuh sebagai kekuatan budaya yang berkelanjutan.

Sebagai titik awal digelarnya Kirab Budaya Tatar Sunda, Sumedang memiliki makna historis yang kuat. Di wilayah inilah Mahkota Binokasih disimpan, menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Sunda.

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda pun tak sekadar menjadi tontonan. Ia hadir sebagai tuntunan mengajak masyarakat untuk kembali mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas bersama yang tak lekang oleh waktu.***Red-Cece Ruhiyat

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top