Habbina
Lentera UMKM KKN STIES Indonesia Purwakarta, Bekali Pelaku Usaha Desa Menembus Pasar yang Lebih Luas
0 Komentar 130 pembaca

Lentera UMKM KKN STIES Indonesia Purwakarta, Bekali Pelaku Usaha Desa Menembus Pasar yang Lebih Luas

Pendidikan

PURWAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 STIE Syariah Indonesia (STIES) Purwakarta menghadirkan ruang belajar bagi pelaku usaha melalui kegiatan Lentera UMKM bertema Strategi Pemasaran Berkelanjutan bagi Pelaku Usaha Desa di Bale Desa Sauyunan, Desa Bojong Timur, (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Puluhan pelaku usaha desa mengikuti kegiatan tersebut untuk mendapatkan pemahaman mengenai literasi ekonomi, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Harapannya, produk-produk unggulan Desa Bojong Timur mampu memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perubahan pola pemasaran yang semakin mengandalkan teknologi.
Ketua Pelaksana, Siti Halimah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Lentera UMKM dirancang tidak hanya sebagai forum berbagi ilmu, tetapi juga sebagai wadah bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah memasarkan produk secara efektif.
"Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai literasi ekonomi dan strategi pemasaran, sehingga kita dapat mengetahui secara langsung bagaimana cara mempromosikan UMKM yang baik dan benar agar dikenal masyarakat," ujarnya.
Ia berharap materi yang disampaikan para narasumber tidak berhenti pada tataran teori, melainkan dapat diterapkan langsung oleh para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Kepala Desa Bojong Timur, Dedi Junaedi, S.H., menilai UMKM memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. Karena itu, menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar usaha masyarakat tetap tumbuh.
"Peranan UMKM menjadi pendongkrak ekonomi. Itu artinya kita harus beradaptasi dengan keadaan," katanya.
Dedi juga mengapresiasi kontribusi mahasiswa STIES Purwakarta yang menghadirkan edukasi literasi ekonomi bagi masyarakat desa. Ia berharap pendampingan semacam ini mampu mendorong lahirnya pelaku usaha yang lebih inovatif dan siap bersaing.
"Kalau hari ini mahasiswa memberikan edukasi literasi ekonomi melalui UMKM, maka mahasiswa STIES ini memberikan pembelajaran kepada kita mengenai literasi ekonomi. Salah satunya, peranan UMKM di desa ini harus terus digenjot," tuturnya.
Produk Lokal Berpeluang Menjadi Oleh-oleh Wisata
Dalam sesi materi, Ahmad Ali Sopian, S.E., M.E., mengangkat tema "Peluang dan Tantangan UMKM di Desa Wisata". Ia mengajak peserta melihat kembali potensi Desa Bojong Timur sebagai desa wisata yang masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan.
Menurutnya, desa tersebut telah memiliki beragam produk unggulan, seperti borondong, gula aren, ranginang, rangining, ayam meledak, kue bolu, hingga aneka makanan ringan. Produk-produk itu dinilai tidak hanya layak dipasarkan sebagai kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi buah tangan khas yang mampu memperkuat identitas Desa Bojong Timur sebagai destinasi wisata.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan fotografi dan media sosial dalam strategi pemasaran modern. Di era digital, promosi yang menarik melalui platform digital dinilai mampu memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui penyebaran informasi di media sosial, peluang meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bojong Timur pun semakin terbuka. Kehadiran wisatawan dari luar daerah, termasuk mahasiswa yang menjalankan program KKN, diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi meningkatnya permintaan terhadap produk-produk UMKM lokal.
Melalui kegiatan Lentera UMKM, mahasiswa KKN STIES Indonesia Purwakarta berharap pelaku usaha di Desa Bojong Timur semakin percaya diri memanfaatkan peluang ekonomi kreatif, sehingga UMKM tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi identitas dan daya tarik wisata desa.***Red-Ags

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top