Habbina
Subang Perkuat Perang Melawan Begal dan Narkoba, KDM: Keamanan Dimulai dari Desa
0 Komentar 139 pembaca

Subang Perkuat Perang Melawan Begal dan Narkoba, KDM: Keamanan Dimulai dari Desa

Pemerintahan

SUBANG – Upaya memberantas kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Subang terus diperkuat melalui sinergi pemerintah daerah, kepolisian, TNI, hingga masyarakat. Pesan itu mengemuka dalam konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan peredaran narkotika yang digelar di Mapolres Subang, Senin (10/8/2026).
Konferensi pers dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, serta Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto. Kegiatan tersebut menjadi momentum penyampaian hasil pengungkapan kasus begal yang terjadi di Kecamatan Purwadadi pada 2 Agustus 2026 lalu.
Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto menjelaskan, jajaran Satreskrim Polres Subang bersama Polsek Purwadadi berhasil menangkap dua pelaku berinisial FS dan LHZ. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kejahatan bermula ketika kedua pelaku berniat menguasai sepeda motor korban saat melintas di kawasan perkebunan tebu Purwadadi. Dalam aksi tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara seorang lainnya mengalami luka pada bagian tangan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor serta sebatang kayu yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.
"Alhamdulillah kasus ini berhasil diungkap berkat kerja sama aparat kepolisian dengan masyarakat yang memberikan informasi, serta dukungan dari Polda Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, dan Forkopimda," ujar Kapolres.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu merasa takut beraktivitas di Kabupaten Subang. Kepolisian, katanya, akan terus menindak tegas pelaku begal maupun berbagai bentuk tindak kriminal lainnya agar tidak memiliki ruang bergerak di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa persoalan pembegalan dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang tidak hanya dipandang sebagai persoalan hukum, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan penanganan bersama.
Menurutnya, penyalahgunaan obat-obatan kerap menjadi pintu masuk lahirnya berbagai tindak kekerasan, termasuk tawuran pelajar dan aksi kriminal lainnya. Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga masyarakat aktif melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing.
Dedi juga menginstruksikan agar warung-warung di wilayah Subang diperiksa secara berkala guna memastikan tidak ada penjualan minuman keras maupun obat-obatan terlarang. Selain itu, ia meminta pemerintah daerah memperkuat pendataan kependudukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kejahatan.
Menurutnya, tugas utama pemerintah bersama aparat keamanan adalah menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Ia menilai kondisi keamanan di Subang mulai menunjukkan perbaikan, ditandai dengan menurunnya kasus tawuran pelajar dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara itu, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyatakan dukungannya terhadap gagasan Gubernur Jawa Barat untuk melaksanakan tes urine bagi pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Ia menilai banyak pelaku kriminal berusia muda yang terjerumus akibat mengonsumsi obat-obatan terlarang sejak usia sekolah. Karena itu, Pemkab Subang siap membahas dan mendukung pelaksanaan program tersebut sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Selain itu, Agus juga mendukung kebijakan yang mensyaratkan desa bebas narkoba sebagai salah satu indikator penerimaan bantuan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan memutus mata rantai peredaran narkotika hanya dapat dicapai apabila masyarakat berani melapor ketika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.
"Pemerintah daerah, kepolisian, TNI, media, dan masyarakat harus tetap solid. Kita harus menjaga masa depan anak-anak kita dengan bersama-sama memutus peredaran obat-obatan terlarang yang menjadi pemicu lahirnya berbagai tindak kriminal," tegasnya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Subang, jajaran Polres Subang, serta insan pers sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Subang.***Red-Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top