Habbina
Menyiapkan Anak Subang Melangkah ke SD Lewat Pendidikan Prasekolah
0 Komentar 135 pembaca

Menyiapkan Anak Subang Melangkah ke SD Lewat Pendidikan Prasekolah

Pendidikan

SUBANG - Pemerintah Kabupaten Subang mulai mematangkan langkah untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat bersama Pokja PAUD Kabupaten Subang yang dipimpin Bunda PAUD Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, S.I.P., di Ruang Rapat Bupati I Kantor Bupati Subang, Rabu (19/8/2026).
Program Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah itu diarahkan tidak sekadar untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga memastikan anak memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, mengatakan pendidikan anak usia dini harus diberikan melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Menurut dia, masa usia dini merupakan periode penting yang membutuhkan stimulasi melalui bermain, berinteraksi, bereksplorasi, dan belajar sesuai usia.
Pendidikan prasekolah selama satu tahun, kata Heri, diharapkan dapat membantu anak membangun kesiapan fisik, sosial, emosional, motorik, bahasa, dan kognitif sebelum memasuki sekolah dasar.
Karena itu, pembelajaran PAUD tidak semestinya dibebani tuntutan akademik yang berlebihan.
"Pembelajaran pada anak usia dini harus disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak," kata Heri.
Persoalan akses juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah menilai implementasi program tersebut membutuhkan dukungan hingga tingkat kecamatan dan desa, terutama di wilayah yang fasilitas PAUD-nya masih terbatas.
Pemanfaatan fasilitas yang tersedia di desa pun didorong untuk menjadi salah satu solusi agar layanan pendidikan prasekolah dapat menjangkau lebih banyak anak.
Bunda PAUD Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, mengatakan pendidikan prasekolah merupakan bagian dari pemenuhan hak anak.
Ia menilai pemahaman orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut. Sebab, masih ada anggapan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini diukur dari seberapa cepat anak mampu membaca, menulis, dan berhitung.
"Kita mau mengubah pola pikirnya bahwa memang anak usia dini itu untuk waktunya mereka bermain, ya kan? Bukan untuk fokus belajar," ujar Ega.
Menurut dia, pengenalan huruf dan angka tetap dapat dilakukan di PAUD. Namun, prosesnya harus dikemas melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.
Pendidikan usia dini, lanjut Ega, juga perlu memberi ruang bagi anak untuk membangun karakter, kemampuan bersosialisasi, kemandirian, serta perkembangan motorik halus dan kasar.
Ia menegaskan, pendidikan prasekolah selama satu tahun tidak dapat dipandang sebagai sesuatu yang bisa digantikan dengan kursus atau kegiatan lain.
"Dan nanti saya juga akan menekankan bahwa PAUD itu adalah hak anak prasekolah satu tahun. Jadi tidak bisa digantikan oleh kursus lainnya," katanya.
Karena itu, Ega mendorong adanya pertemuan khusus dengan para orang tua anak usia dini. Sosialisasi dinilai penting agar tujuan program dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan persepsi bahwa pendidikan prasekolah hanya mengejar kemampuan akademik.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Subang masih menghadapi tantangan dalam pemerataan layanan. Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang sekaligus Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Subang, Nunik Handayani, mengatakan saat ini terdapat sembilan TK negeri yang tersebar di tujuh kecamatan.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi untuk memperluas layanan PAUD, khususnya di wilayah yang belum memiliki akses pendidikan prasekolah yang memadai.
Strategi implementasi juga akan mencakup pendataan anak usia 5–6 tahun melalui kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Posyandu, serta pemerintah desa.
Kepala Seksi PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Citra Riahastuti Mansyur, mengatakan pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah lain, mulai dari pengembangan kelompok bermain rintisan, peningkatan kompetensi pendidik, penyediaan alat permainan edukatif, hingga monitoring secara berkala.
Target akhirnya adalah memastikan seluruh anak usia 5–6 tahun di Kabupaten Subang memperoleh pengalaman pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum memasuki SD.
Bagi Ega, pekerjaan tersebut membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Pemerintah, satuan pendidikan, Pokja PAUD, PKK, pemerintah kecamatan dan desa, kader, orang tua, hingga masyarakat perlu bergerak dalam arah yang sama.
"Namun, kita menyadari bahwa keberhasilan program ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, pokja PAUD, PKK, tentunya juga pemerintah kecamatan dan desa, para kader, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat," tuturnya.
Rapat tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai materi sosialisasi, strategi pelaksanaan, serta kebutuhan program secara bertahap.
Ega berharap gerakan tersebut dapat memastikan tidak ada anak di Subang yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan prasekolah.
"Karena investasi terbaik untuk masa depan adalah investasi pendidikan sejak usia dini," pungkasnya.***Red-Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top