Habbina
Subang Ikut Gerakan Nasional, Penanaman Bawang Putih Didorong untuk Swasembada Pangan
0 Komentar 123 pembaca

Subang Ikut Gerakan Nasional, Penanaman Bawang Putih Didorong untuk Swasembada Pangan

Pemerintahan

SUBANG - Upaya mewujudkan swasembada bawang putih nasional mulai digerakkan secara serentak di berbagai daerah. Di Kabupaten Subang, gerakan tersebut ditandai dengan penanaman bibit bawang putih di Area Blok Dozer PTPN Kebun Ciater, Rabu (19/8/2026).
Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi hadir langsung dalam kegiatan penanaman yang menjadi bagian dari gerakan nasional di 17 provinsi tersebut. Penanaman secara nasional dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui konferensi video dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Gerakan ini tidak sekadar menambah luas lahan tanam. Pemerintah bersama Polri dan sejumlah kementerian ingin membangun rantai produksi bawang putih dari hulu hingga hilir, sekaligus membuka kepastian pasar bagi petani.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kebutuhan bawang putih nasional saat ini masih jauh lebih besar dibandingkan kemampuan produksi dalam negeri.
“Kurang lebih 90 sampai 95 persen, sementara produksi kita 39-40 ribu ton, sementara kebutuhan kita 600 ribu ton per tahun. Ini adalah tantangan bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Sigit, capaian rekor MURI dalam penanaman serentak bukan sekadar pencatatan prestasi. Momentum tersebut diharapkan menjadi penguat gerakan bersama untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional.
Polri, kata dia, berkomitmen mendukung target Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Upaya itu dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai mitra strategis.
Hingga saat ini, telah terverifikasi lahan seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda dan 66 Polres dari target 4.840 hektare yang diberikan Kementerian Pertanian.
Dari lahan tersebut, sekitar 927,6 hektare telah ditanami dengan melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.
Sementara dalam penanaman serentak yang digelar Rabu, sebanyak 110 kelompok tani dengan 2.174 petani menggarap lahan seluas 279,53 hektare. Lahan tersebut diperkirakan memiliki potensi produksi sekitar 2.795 ton bawang putih.
Penguatan produksi juga dilakukan melalui dukungan alat dan mesin pertanian serta sarana produksi bagi kelompok tani. Bantuan yang disalurkan antara lain 90 unit hand tractor, satu unit traktor roda empat, 24 unit pompa air, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.
Dukungan tersebut berasal dari Polri, Kementerian Pertanian, dan PT Pupuk Indonesia.
Tak berhenti di lahan pertanian, pemerintah juga mulai membangun infrastruktur untuk memastikan hasil panen dapat dikelola dengan baik. Di Lombok Timur, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di atas lahan seluas 1.013 meter persegi yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Gudang tersebut memiliki luas bangunan 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan hingga 300 ton. Pembangunannya didukung anggaran Rp1,4 miliar dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Gudang itu diproyeksikan untuk mendukung pengelolaan pascapanen sekaligus menjaga kualitas bawang putih. Hasil panen nantinya akan diserap Bulog untuk memenuhi kebutuhan bibit yang akan ditanam kembali.
Dengan demikian, peningkatan produksi diharapkan berjalan beriringan dengan kepastian pasar bagi petani.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi langkah Polri dan Kementerian Pertanian dalam mendorong swasembada pangan, khususnya bawang putih.
Menurut dia, penanaman serentak harus menjadi awal dari gerakan yang konsisten dan berkelanjutan.
Swasembada bawang putih, kata Titiek, tidak cukup hanya dilakukan dengan memperluas lahan dan meningkatkan produksi. Pemerintah juga perlu membangun ekosistem pertanian yang kuat, memastikan hasil panen terserap, menjaga tata niaga tetap sehat, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Di Kabupaten Subang, gerakan tersebut turut diikuti Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar bersama Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, serta jajaran Forkopimda.
Mereka melakukan penanaman bibit bawang putih secara serentak di wilayah Kabupaten Subang sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada bawang putih nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako serta alat dan mesin pertanian kepada tujuh kelompok tani.
Bagi Subang, gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus memastikan petani tidak berjalan sendiri dalam meningkatkan produksi.
Penanaman bawang putih pun diharapkan bukan sekadar seremoni sehari, tetapi menjadi langkah awal menuju produksi yang berkelanjutan, pasar yang lebih pasti, dan kesejahteraan petani yang ikut tumbuh bersama.***Red-Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top