Keselamatan Warga di Atas Segalanya, Gubernur Jabar Hentikan Tambang Bukit Lagadar
Daerah    Rabu 21 Januari 2026    08:23:53 WIBBandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan sikap tegas terhadap aktivitas penambangan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi kegiatan penambangan di kawasan perbukitan Kampung Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, yang dinilai berisiko menimbulkan bencana.
Dedi mengungkapkan, dirinya telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Merespons cepat informasi itu, ia langsung memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat untuk turun langsung ke lapangan.
“Saya sudah menerima informasinya. Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas ESDM Jawa Barat sudah saya minta agar segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,” kata Dedi, Selasa (20/1/2026).
Gubernur yang dikenal konsisten memperjuangkan isu lingkungan ini menegaskan, tidak ada kompromi terhadap penambangan ilegal. Bahkan, menurutnya, aktivitas yang telah mengantongi izin pun tetap harus dihentikan apabila berpotensi menimbulkan bencana bagi masyarakat.
“Kalau ilegal, hentikan. Kalau legal tetapi memiliki potensi bencana, tetap harus dihentikan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi mengajak seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat setempat untuk ikut bertanggung jawab menjaga wilayahnya dari ancaman bencana. Ia meminta kepala desa, camat, hingga bupati untuk aktif melakukan pengawasan dan tidak membiarkan kerusakan lingkungan terjadi.
“Ini tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah provinsi. Kepala desa, camat, Bupati Bandung, dan masyarakat harus bersama-sama menjaga wilayahnya masing-masing, terutama dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jawa Barat Tulus Arifan menyampaikan, tim gabungan dari Satpol PP dan Dinas ESDM Jawa Barat saat ini masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Aparat tengah mengumpulkan bahan dan keterangan terkait aktivitas penambangan yang diduga terjadi di kawasan tersebut.
“Tim dari Satpol PP dan Dinas ESDM Jawa Barat sedang mengumpulkan data dan keterangan di lapangan terkait aktivitas penambangan,” kata Tulus.
Sebelumnya, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sejumlah alat berat jenis ekskavator beroperasi di kawasan perbukitan Kampung Cikuya. Video itu memicu kekhawatiran publik terhadap potensi longsor dan kerusakan lingkungan, serta mendorong desakan agar pemerintah bertindak cepat.
Langkah sigap Gubernur Dedi Mulyadi pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak warga menilai ketegasan ini sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyat dan kelestarian lingkungan, di atas kepentingan segelintir pihak.***Ayi Herlambang




























