Habbina
Langit Masih
0 Komentar 134 pembaca

Langit Masih 'Bekerja Keras' hingga 26 Januari: BMKG Ungkap Biang Cuaca Ekstrem yang Belum Usai

Pemerintahan

JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap alasan mengapa potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan menghampiri sejumlah wilayah Indonesia hingga 26 Januari 2026. Dalam prospek cuaca sepekan, BMKG menegaskan hujan lebat hingga ekstrem masih berpeluang terjadi di banyak daerah, seiring dinamika atmosfer yang dinilai masih sangat aktif.

BMKG menjelaskan, “mesin” pembentuk awan hujan saat ini dipengaruhi kombinasi faktor global, regional, hingga lokal yang saling menguatkan. Salah satu pendorongnya ialah ENSO yang terpantau berada pada fase negatif atau La Niña lemah, kondisi yang dapat meningkatkan pasokan uap air di atmosfer.

Tak berhenti di situ, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) juga terpantau melintas di sekitar NTB, NTT, Laut Flores, Laut Timor, hingga Samudra Hindia selatan NTT. BMKG menilai, saat MJO “bertemu” dengan Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator, pembentukan awan hujan bisa kian intens—terutama dari wilayah barat Sumatra hingga Indonesia bagian selatan.

Situasi makin kompleks karena BMKG turut memantau pengaruh sistem siklon di sekitar kawasan. Siklon Tropis Nokaen terpantau berada di wilayah Laut Filipina (utara Maluku Utara), sementara Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia ikut memicu pola konvergensi dan belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Di saat bersamaan, BMKG juga menyoroti potensi seruakan dingin (cold surge) dari Benua Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin dan mendorong pembentukan awan hujan secara lebih masif di wilayah selatan khatulistiwa. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat risiko hujan ekstrem, angin kencang, dan cuaca buruk meningkat.

Dalam rincian peringatan sepekan, BMKG menyebut potensi cuaca ekstrem dapat muncul bergantian di sejumlah wilayah. Untuk periode menjelang akhir Januari, wilayah yang diprakirakan perlu meningkatkan kewaspadaan mencakup Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara, dengan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada hari-hari tertentu hingga 26 Januari 2026.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, rutin memantau pembaruan informasi resmi, dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi terutama bagi wilayah berstatus Siaga hingga Awas. ***Red

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top