Banjir Setinggi Pinggang Paksa Warga Cidayu Indramayu Mengungsi, Rumah Tak Lagi Layak Ditinggali
Peristiwa    Rabu 28 Januari 2026    14:21:40 WIBINDRAMAYU – Banjir kembali merendam Perumahan Citra Dharma Ayu (Cidayu), Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2026). Genangan air setinggi sekitar 60 hingga 70 sentimeter membuat sebagian besar warga terpaksa meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman.
Sejak siang hari, pemandangan warga berjalan kaki menerjang banjir terlihat di kawasan perumahan tersebut. Mereka membawa barang-barang keperluan seadanya, mulai dari tas besar, kantong plastik berisi pakaian, hingga hewan peliharaan seperti kucing.
“Saya mau ngungsi ke rumah anak,” ujar Heni, salah satu warga, saat ditemui di tengah genangan air.
Heni mengaku rumahnya sudah tidak lagi layak ditempati. Meski bangunan rumah telah ditinggikan sekitar 50 sentimeter, air tetap masuk dan merendam seluruh bagian dalam.
“Di rumah sudah enggak bisa salat, enggak bisa apa-apa. Air masuk semua,” katanya.
Warga menyebut Perumahan Cidayu memang kerap menjadi langganan banjir. Kondisi tersebut diperparah dengan maraknya pembangunan perumahan baru di sekitar lokasi yang memiliki elevasi tanah lebih tinggi, sehingga aliran air mengarah ke kawasan lama.
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Indramayu sejak Senin (26/1/2026) malam hingga Selasa sore turut memperburuk kondisi. Bahkan, warga menilai banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
“Suami saya sudah 12 tahun tinggal di sini, tapi banjir hari ini paling parah,” ujar warga lainnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu telah menyiagakan perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga di Perumahan Cidayu, Perumahan BDI, serta sejumlah titik rawan banjir lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat jika banjir semakin membahayakan.
“Petugas kami siaga 24 jam untuk memberikan pertolongan,” ujarnya.
Hingga Selasa malam, sebagian besar warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman. Meski demikian, BPBD Indramayu tetap menyiapkan tenda pengungsian apabila kondisi banjir terus meluas.***M. Fikri Rianto




























