Menyambut Lebaran, Harapan Warga Kuningan Mengaspal di Jalan Winduhaji–Lebakwangi
Pemerintahan    Selasa 03 Maret 2026    00:44:05 WIBKUNINGAN - Menjelang arus mudik Lebaran, harapan warga kembali dititipkan pada jalan-jalan yang selama ini mereka lalui setiap hari. Di bawah terik siang, Dian Rachmat Yanuar berdiri di ruas Jalan Sudirman, tepatnya di jalur dari rumah sakit hingga Balai Desa Winduhaji. Ia memastikan satu hal: perbaikan besar akan segera dimulai.
Ruas Winduhaji hingga Jalan Lebakwangi sepanjang kurang lebih 15 kilometer direncanakan direhabilitasi dengan konstruksi hotmix. Bagi warga, kabar ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jawaban atas keluhan bertahun-tahun tentang jalan berlubang dan bergelombang.
“Dari Winduhaji sampai ke Lebakwangi akan diperbaiki, kurang lebih 15 kilometer menjadi jalan hotmix yang cukup mulus. Mohon doanya, sekarang sedang diproses lelangnya di provinsi,” ujar Dian.
Anggaran sebesar Rp22 miliar digelontorkan melalui skema pembiayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap proses lelang berjalan lancar agar pengerjaan dapat dimulai sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Saya berharap sebelum Lebaran sudah digarap. Mudah-mudahan lelangnya berjalan lancar dan cepat,” katanya. (2/3/2026).
Tak hanya fokus pada satu ruas, Pemkab Kuningan juga mengakselerasi perbaikan jalan prioritas lainnya menjelang musim mudik. Sekitar 120 ruas jalan ditargetkan tertangani sebelum Lebaran, terutama jalur-jalur yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat.
“Hari ini kita bergerak melakukan perbaikan jalan menjelang Hari Raya Idulfitri. Targetnya kurang lebih 120 ruas jalan,” tegasnya.
Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 800 kilometer, pekerjaan ini bukan perkara ringan. Dian tak menutup mata bahwa masih banyak jalan rusak di pelosok yang belum tersentuh perbaikan.
“Saya tidak menutup mata, masih banyak jalan di pelosok yang belum tersentuh. Tapi insyaallah akan kita perbaiki dari waktu ke waktu. Mohon kesabaran masyarakat,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah, pemerintah daerah memilih bergerak bertahap. Optimisme pun ditegaskan: dalam beberapa tahun ke depan, wajah jalan di Kuningan akan semakin baik dan merata.
“Perlu waktu, tapi kami terus mengejar secara perlahan-lahan. Mudah-mudahan jalan-jalan di Kuningan pada akhirnya akan lancar dan mulus,” ungkapnya.
Bagi warga Winduhaji hingga Lebakwangi, aspal baru bukan hanya soal kenyamanan berkendara. Ia adalah simbol perhatian, tanda bahwa suara mereka didengar, dan harapan agar perjalanan pulang kampung tahun ini terasa lebih aman dan tenang.***Ading Permana




























