Habbina
Panen yang Tenggelam, Harapan Petani Telar Jaya Ikut Terendam
0 Komentar 174 pembaca

Panen yang Tenggelam, Harapan Petani Telar Jaya Ikut Terendam

Daerah

Karawang- Air masih menggenang di hamparan sawah Telar Jaya, Desa Dongkal, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Seharusnya, akhir Januari menjadi waktu paling sibuk dan paling ditunggu para petani. Padi yang menguning siap dipanen, hasil kerja berbulan-bulan akhirnya bisa dituai. Namun tahun ini, yang datang justru banjir, menenggelamkan bukan hanya batang padi, tetapi juga harapan.

Genangan air setinggi betis orang dewasa menutup petak-petak sawah. Malai padi yang semestinya berdiri tegak kini rebah, sebagian terendam air kecokelatan. Mesin panen tak bisa masuk. Buruh tani hanya bisa memandang dari pematang, menakar kerugian yang kian nyata dari hari ke hari.

Ujang (52), petani asal Telar Jaya, berdiri di tepi sawahnya dengan wajah letih. Tangannya menggenggam batang padi yang mulai membusuk. Ia tak banyak bicara, namun sorot matanya menyimpan kegelisahan panjang.

“Ini sudah mau panen, tinggal hitungan hari. Tapi air datang terus, enggak surut-surut. Kalau begini, paling cuma bisa diselamatkan sedikit, itu pun kualitasnya jelek,” ujar Ujang lirih. (20/01/2026).

Menurutnya, banjir kali ini datang di saat paling buruk. Modal tanam sudah dikeluarkan: benih, pupuk, obat hama, hingga ongkos tenaga. Semua digadaikan pada satu harapan, panen yang layak. Kini, harapan itu terancam lenyap.

“Modal bisa sampai belasan juta. Kalau gagal panen, kami mau makan apa, mau nanam lagi pakai apa,” lanjutnya. Ujang mengaku sebagian petani terpaksa memanen lebih cepat, meski padi belum cukup tua, demi menyelamatkan sisa hasil yang ada.

Banjir di wilayah Pedes bukan peristiwa baru. Setiap musim hujan, petani sudah akrab dengan luapan air. Namun intensitas dan lamanya genangan tahun ini dinilai lebih parah. Saluran air tak mampu menampung debit, sementara hujan turun hampir tanpa jeda.

Di tengah genangan, suara petani nyaris tenggelam. Mereka berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah, mulai dari normalisasi saluran air, perbaikan irigasi, hingga bantuan pascabanjir. Bagi petani kecil seperti Ujang, bantuan bukan sekadar angka, melainkan penopang agar bisa kembali menanam.

“Petani itu cuma pengin satu, sawahnya bisa ditanami dan dipanen dengan tenang. Kalau tiap panen begini terus, lama-lama kami bisa menyerah,” ucapnya.

Di Telar Jaya, padi yang tenggelam menjadi saksi betapa rapuhnya nasib petani di hadapan alam. Panen yang seharusnya menjadi perayaan berubah menjadi kecemasan. Dan selama air belum surut, cerita tentang harapan yang terendam ini masih akan terus berulang.***Red/Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top