Jalan Pulang untuk Semua: Pemkab Bekasi Siapkan Relokasi Humanis Pedagang Pasar Tumpah SGC
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    06:19:30 WIBBekasi-Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai menata ulang wajah kawasan Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC), Cikarang Utara, yang selama ini identik dengan kemacetan parah akibat aktivitas pasar tumpah di badan jalan. Penataan tersebut diawali dengan kunjungan langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, ke lokasi Pasar Tumpah Cikarang, Selasa, 20 Januari 2026.
Dalam kunjungan itu, dr. Asep menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi jangka panjang yang tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga tetap memperhatikan keberlangsungan ekonomi para pedagang kecil. Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah relokasi sekitar 500 lapak pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang jalan depan SGC.
“Kita ingin jalan kembali pada fungsinya, tapi di saat yang sama pedagang juga tetap bisa berjualan dengan layak. Ini bukan penggusuran, melainkan penataan,” ujar Asep di sela-sela peninjauan.
Selama bertahun-tahun, keberadaan pedagang di badan jalan menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan malam hari. Kondisi tersebut kerap memicu keluhan pengguna jalan maupun warga sekitar. Setelah relokasi dilakukan, ruas jalan di depan SGC direncanakan difungsikan sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan, baik kecil maupun besar, tanpa aktivitas jual beli di badan jalan.
Tak hanya soal lalu lintas, Pemkab Bekasi juga menyiapkan perbaikan infrastruktur pendukung. Saluran air di kawasan tersebut akan dibenahi untuk mencegah genangan, sementara penataan jalan dilakukan agar lingkungan menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman—baik bagi pembeli, pedagang, maupun pengguna jalan.
Rencana relokasi akan dilaksanakan secara bertahap mulai Februari 2026. Pemerintah daerah memastikan prosesnya dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui dialog dengan para pedagang, sehingga penataan kawasan SGC diharapkan menjadi solusi bersama, bukan sekadar pemindahan masalah.
Dengan langkah ini, Pemkab Bekasi berharap Simpang SGC tidak lagi menjadi titik kemacetan kronis, melainkan kawasan niaga yang tertib, manusiawi, dan ramah bagi semua.***Samsudin




























