Isra Mi’raj di Lebak, Wakil Bupati Ajak Syukuri Amanah dan Tegaskan Komitmen Pembangunan
Dunia Islam    Sabtu 24 Januari 2026    09:12:12 WIBLebak – Wakil Bupati Lebak menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak semata menjadi agenda seremonial keagamaan, melainkan momentum untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW, khususnya nilai rasa syukur dan tanggung jawab dalam menjalani amanah kehidupan.
Hal tersebut disampaikan dalam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Lebak, Jumat (23/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melakukan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan, terutama di sektor infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari perbaikan jalan kota, jalan desa, hingga irigasi pertanian.

“Tahun ini, untuk pembangunan jalan kabupaten kita alokasikan sebesar Rp47 miliar. Irigasi juga sudah kita anggarkan sekitar Rp25 miliar. Bahkan, baru di tahun kedua pemerintahan ini, kita mulai mengalokasikan pembangunan jalan desa sebesar Rp25 miliar,” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan, seluruh anggaran yang tertuang dalam APBD Kabupaten Lebak digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut juga diisi dengan tausiah oleh KH Asep Dimyati, pimpinan Pondok Pesantren Al-Jauzaliyah Cipanas. Dalam ceramahnya, KH Asep menekankan pentingnya menjaga hubungan antara manusia dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai sumber utama kehidupan dan ketenangan batin.
Ia mengibaratkan kehidupan manusia seperti sebuah lampu yang hanya dapat menyala jika tersambung dengan sumber listrik. “Begitu pula manusia, hanya akan memiliki cahaya hidup jika tersambung dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya di hadapan para hadirin.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi pengingat bersama untuk memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, serta memperteguh komitmen dalam menjalankan amanah, baik sebagai pemimpin maupun sebagai bagian dari masyarakat.***Elsa Fitria




























