Wali Kota Tasikmalaya Berbagi Takjil, Hangatkan Ramadan di Taman Kota
Pemerintahan    Senin 02 Maret 2026    22:44:29 WIBTasikmalaya – Menjelang azan magrib berkumandang pada (2/3/2026), suasana di Taman Kota Tasikmalaya terasa berbeda. Di tengah hiruk pikuk warga yang ngabuburit, Viman Alfarizi Ramadhan tampak berdiri menyapa masyarakat, membagikan takjil dengan senyum hangat dan sapaan akrab.
Kegiatan bertajuk “Ngabatalan – Ngabagikeun Takjil di Jalan” itu menjadi wujud kebersamaan Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan warganya di bulan suci Ramadan. Tak sekadar seremoni, wali kota bersama jajaran dan berbagai stakeholder turun langsung ke lapangan, berbaur dengan warga yang melintas maupun yang tengah bersantai di kawasan Taman Kota Tasikmalaya.

Satu per satu paket takjil dibagikan. Senyum warga dari pengendara motor, pejalan kaki, hingga keluarga yang duduk di bangku taman—menjadi pemandangan yang menghangatkan sore itu. Bagi sebagian masyarakat, perhatian sederhana tersebut menghadirkan rasa dihargai dan diperhatikan oleh pemerintahnya.
Dalam keterangannya, Viman menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh unsur Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan dan keberkahan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan warga tidak boleh hanya terbangun dalam ruang formal, tetapi juga melalui interaksi langsung yang hangat dan membumi. Ramadan, kata dia, menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan nilai empati dan gotong royong.
Pemerintah Kota Tasikmalaya pun berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Momentum bulan suci diharapkan menjadi penguat hubungan emosional antara pemimpin dan rakyatnya—bukan sekadar simbol, melainkan aksi nyata yang dirasakan langsung.
Di penghujung sore, ketika azan magrib mulai terdengar, warga pun membatalkan puasa dengan takjil yang dibagikan. Di antara keramaian itu, terselip pesan sederhana: kebersamaan adalah kekuatan, dan berbagi adalah bahasa universal yang selalu menemukan maknanya di bulan Ramadan.***Baden




























