Berbagi di Bulan Ramadan, Pemkot Bandung Salurkan 12 Ribu Paket Sembako untuk Warga
Sosial    Selasa 10 Maret 2026    04:49:06 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui program penyaluran bantuan sembako yang dilakukan bersama berbagai komunitas di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga semangat kebersamaan selama Ramadan.
Kali ini, kegiatan penyaluran sembako dilakukan bersama komunitas YDSP yang berlokasi di Jalan Nana Rohana, Kota Bandung.
“Hari ini kita hadir bersama komunitas, kali ini dari komunitas YDSP di Jalan Nana Rohana. Alhamdulillah, di lokasi ini kita menyalurkan sekitar seribu lebih paket sembako selama 12 hari,” kata Farhan, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, secara keseluruhan YDSP bersama Pemerintah Kota Bandung telah menyalurkan sekitar 12.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut berlangsung sejak 25 Februari hingga 13 Maret 2026 dan menjangkau berbagai wilayah di Kota Bandung.
“Totalnya selama periode 25 Februari sampai 13 Maret ada sekitar 12.000 paket yang kita distribusikan. Ini bagian dari upaya menambah kemeriahan Ramadan sekaligus membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bandung juga terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat selama Ramadan.
Menurut Farhan, langkah utama yang dilakukan adalah memastikan distribusi dan rantai pasok bahan pokok berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasaran.
“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan distribusi dan supply chain tidak terputus. Kami juga bersama kepolisian dan Bulog melakukan pengawasan terhadap tempat penyimpanan bahan pokok agar tidak terjadi penimbunan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandung telah memiliki data gudang resmi beserta stok bahan pokoknya. Apabila ditemukan penyimpanan barang yang melebihi batas kewajaran, pemerintah akan segera mengambil tindakan tegas.
“Kami sudah memiliki daftar gudang resmi dan stoknya. Jika ada yang melebihi kewajaran akan langsung kami tindak agar tidak terjadi penimbunan dan harga tetap dalam jangkauan yang wajar,” kata Farhan.***Ayi Herlambang
























