Menumbuhkan Cinta Literasi Sejak Dini, SMK Tri Mitra Hidupkan “Selasa Literasi” dengan Cara Menyenangkan
Pendidikan    Selasa 21 April 2026    15:35:27 WIBKotabaru Karawang - Suasana berbeda tampak di lingkungan SMK Tri Mitra setiap Selasa pagi. Tidak sekadar apel rutin, hari itu menjadi momen istimewa melalui program “Selasa Literasi”, sebuah kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi peserta didik.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menjawab tantangan rendahnya minat baca di kalangan pelajar. Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai aktivitas literasi yang kreatif dan menyenangkan. Mulai dari membaca buku fiksi dan nonfiksi, mendengarkan serta menceritakan kembali dongeng, membaca puisi, hingga mengulas buku yang telah dibaca.

Tak hanya itu, “Selasa Literasi” juga menjadi ruang bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara di depan umum. Mereka diberi kesempatan untuk berpidato, mendongeng, hingga berbagi cerita secara langsung di hadapan teman-temannya. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan keterampilan berpikir kritis.
Kepala SMK Tri Mitra, Iwan Sumitra, ST., S.Kom., MM, dalam keterangannya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang literat dan berdaya saing.

“Selasa Literasi kami hadirkan sebagai ruang tumbuh bagi siswa, bukan hanya dalam hal membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi. Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta wawasan yang luas. Literasi adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa literasi harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial. Oleh karena itu, pihak sekolah terus mendorong inovasi agar kegiatan ini tetap menarik dan relevan bagi siswa.
“Di era digital seperti sekarang, tantangan literasi semakin kompleks. Anak-anak lebih dekat dengan gawai dibandingkan buku. Maka dari itu, pendekatan yang kami lakukan harus kreatif dan menyenangkan. Kami ingin menghadirkan literasi sebagai kebutuhan, bukan kewajiban yang membebani,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rendi Kurniawan, S.Pd, menilai bahwa program ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan siswa, baik dari segi akademik maupun kepribadian.
“Perubahan itu terlihat jelas. Siswa menjadi lebih berani tampil, lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat, dan lebih kritis dalam memahami isi bacaan. Bahkan, beberapa siswa yang sebelumnya cenderung pasif kini mulai aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk guru yang berperan sebagai pendamping sekaligus motivator bagi siswa.
“Kami terus mendorong guru untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini, memberikan arahan sekaligus inspirasi bagi siswa. Harapannya, literasi tidak hanya berkembang di sekolah, tetapi juga terbawa ke kehidupan sehari-hari mereka,” jelas Rendi.
Pelaksanaan “Selasa Literasi” pada Selasa, 21 April 2026, menjadi bukti konsistensi SMK Tri Mitra dalam menanamkan nilai-nilai literasi di lingkungan sekolah. Dengan pendekatan yang variatif dan interaktif, program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif.
Di tengah arus informasi yang semakin deras, langkah kecil seperti ini menjadi sangat berarti. Sebab, dari kebiasaan membaca, lahir pemikiran besar yang akan menentukan masa depan bangsa.***Red Man




























