Smart City Bogor Didorong Hadirkan Solusi Nyata untuk Warga
Pemerintahan    Senin 07 September 2026    15:18:27 WIBBOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong transformasi digital agar tidak berhenti pada pembangunan teknologi, tetapi benar-benar menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Upaya itu diperkuat melalui Forum Smart City Kabupaten Bogor yang digelar di Aula R.M. Tirto Adhi Soerjo, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Senin (7/9/2026).
Forum tersebut mengusung tema “Sahate Digital Kabupaten Bogor dan Uji Coba Indikator Pendekatan Kota Cerdas serta Persiapan Penghargaan Inovasi Digital Berdampak Tahun 2026.” Kegiatan menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan Smart City sekaligus memastikan berbagai inovasi digital yang dikembangkan pemerintah benar-benar memberi manfaat bagi warga.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan komitmen terhadap pengembangan Smart City telah dibangun sejak Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai salah satu daerah piloting project dalam gerakan menuju 100 Smart City di Indonesia.
Menurut Bambang, pemanfaatan teknologi harus ditempatkan sebagai sarana untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Transformasi digital, kata dia, bukan hanya soal membangun infrastruktur teknologi informasi, memasang kamera pengawas, maupun memperbanyak aplikasi. Lebih dari itu, teknologi harus mampu membantu pemerintah bekerja lebih efektif dan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, serta tepat.
“Pembangunan kota cerdas bukan sekadar tentang membangun infrastruktur IT, memasang CCTV, atau meluncurkan ratusan aplikasi. Smart City adalah tentang perubahan tata kelola, inovasi cara kerja, dan pemecahan masalah nyata warga,” ujar Bambang.
Karena itu, pengembangan Smart City di Kabupaten Bogor diarahkan pada inovasi yang memiliki dampak langsung. Setiap teknologi dan inovasi yang dibuat diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus menciptakan pemerintahan yang semakin responsif.
Pendekatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Penghargaan Inovasi Digital Berdampak 2026. Pemkab Bogor tidak hanya dituntut menghadirkan inovasi, tetapi juga memastikan inovasi tersebut dapat dirasakan manfaatnya dan mampu menjawab persoalan di lapangan.
Dengan demikian, wajah Smart City Kabupaten Bogor ke depan diharapkan bukan sekadar terlihat dari banyaknya aplikasi atau perangkat digital yang dimiliki pemerintah, melainkan dari seberapa jauh teknologi mampu membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah.
Transformasi digital pun diarahkan untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin dekat dengan kebutuhan warganya—memanfaatkan teknologi bukan demi teknologi itu sendiri, tetapi untuk menyelesaikan persoalan dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik.***Red-Abdullah























