Habbina
Menata Bekasi dari Hulu ke Hilir, Asep Dorong Solusi Nyata Atasi Banjir Tahunan
0 Komentar 125 pembaca

Menata Bekasi dari Hulu ke Hilir, Asep Dorong Solusi Nyata Atasi Banjir Tahunan

Pemerintahan

CIKARANG PUSAT -Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa penanganan banjir tahunan di Kabupaten Bekasi tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Menurutnya, solusi yang diambil harus konkret, menyeluruh, dan menyentuh akar persoalan, tidak semata bertumpu pada pembangunan infrastruktur.

Asep menyebut, pengembalian fungsi lahan dan penataan lingkungan menjadi kunci utama dalam upaya pengendalian banjir. Maraknya bangunan liar, aset yang menjorok ke badan sungai, hingga penyempitan saluran air selama ini telah menghambat aliran air dan memperparah genangan saat musim hujan.

“Ketika kami meninjau kawasan sekitar RSUD, ditemukan bangunan warung yang menghalangi aliran air. Bangunan itu kami tertibkan, namun pemerintah tetap hadir dengan memfasilitasi para pedagang agar bisa berusaha di lokasi yang tidak mengganggu fungsi drainase,” ujar Asep.

Penertiban serupa, lanjut dia, juga dilakukan terhadap jembatan sempit, bangunan liar, serta aset yang berdiri terlalu dekat dengan sungai. Selain itu, persoalan sampah turut menjadi perhatian serius karena penumpukan sampah kerap memperburuk kondisi banjir.

“Kita tidak bisa hanya menyalahkan hujan atau sampah. Bangunan liar dan tata ruang yang tidak sesuai juga menjadi penyebab utama banjir,” tegasnya.

Dalam penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama terkait pengelolaan sungai, penguatan tanggul, serta kebijakan tata ruang wilayah.

Asep pun menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Jawa Barat dalam mengendalikan alih fungsi lahan, termasuk kebijakan moratorium perizinan perumahan di kawasan rawan banjir.

“Saya sependapat dengan Pak Gubernur. Banyak daerah yang dulunya merupakan kawasan resapan air kini berubah menjadi perumahan. Airnya akhirnya mengalir ke wilayah permukiman. Ini yang harus kita evaluasi bersama,” katanya.

Ke depan, Pemkab Bekasi akan memfokuskan kebijakan pada pengendalian tata ruang, penertiban bangunan liar, serta penerapan inovasi teknis seperti sodetan dan normalisasi sungai, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Ini memang dampak dari perencanaan di masa lalu. Sekarang tugas kita adalah mencari solusi agar banjir bisa dikurangi dan tidak terus menjadi masalah tahunan bagi masyarakat,” pungkas Asep.***Samsudin

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top