Menjaga Mimpi Anak Negeri, Sumedang Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah
Pendidikan    Minggu 15 Februari 2026    17:22:41 WIBSUMEDANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mulai menyalurkan ratusan bantuan perlengkapan sekolah bagi para pelajar sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Sebanyak 400 paket alat tulis, perlengkapan sekolah, dan seragam diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila kepada perwakilan siswa di SMP Negeri 1 Cimalaka, Sabtu (15/2/2026).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah daerah memastikan anak-anak Sumedang memiliki akses pendidikan yang layak tanpa terhambat keterbatasan ekonomi. Suasana haru dan semangat tampak menyelimuti kegiatan penyerahan, ketika para siswa menerima paket bantuan dengan wajah penuh harapan.
Dukungan terhadap sektor pendidikan juga diperkuat melalui aspirasi anggota Komisi I DPR, Farah Putri Nayla, yang turut menyalurkan 600 paket perlengkapan pendidikan bagi pelajar di Sumedang. Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan serta mempercepat pemerataan akses pendidikan.
Dalam sambutannya, Wabup Fajar menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk menekan berbagai persoalan sosial yang berpotensi menghambat masa depan generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Sumedang sangat konsen terhadap dunia pendidikan. Kami ingin memastikan anak-anak Sumedang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan masa sekolah dengan sungguh-sungguh dan tidak terjebak dalam pergaulan negatif. Setiap jenjang pendidikan, kata dia, harus dijalani dengan fokus, mulai dari SMP, SMA, hingga perguruan tinggi atau dunia kerja.
“Kesuksesan membutuhkan proses. Gunakan masa muda untuk mengasah kemampuan, baik soft skill maupun hard skill. Jangan sampai waktu terbuang sia-sia. Fokuslah mengejar cita-cita dan membahagiakan orang tua,” tuturnya.
Lebih jauh, Fajar mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus membuka peluang kerja bagi generasi muda melalui kerja sama ketenagakerjaan internasional, di antaranya dengan Jepang dan Korea Selatan. Bahkan pada tahun sebelumnya, ratusan tenaga kerja muda Sumedang telah diberangkatkan bekerja ke wilayah Hokkaido.
“Kami ingin generasi muda Sumedang memiliki daya saing global. Peluang bekerja ke luar negeri terbuka, tetapi harus dipersiapkan dengan kemampuan dan keterampilan yang baik,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dijadikan peluang untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.
“Di era sekarang, teknologi berkembang sangat cepat. Kalau tidak kreatif dan inovatif, kita bisa tertinggal. Karena itu, terus belajar dan kembangkan potensi diri,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, para siswa penerima bantuan diberi motivasi agar tidak merasa rendah diri. Fajar menegaskan bahwa kondisi ekonomi bukanlah penentu akhir masa depan seseorang.
“Terlahir dalam kondisi ekonomi terbatas bukanlah pilihan, tetapi menyerah pada keadaan adalah pilihan. Saya berharap bantuan ini menjadi penyemangat agar kalian terus berjuang meraih mimpi,” pungkasnya.***Cece Ruhiyat




























