Muhibah Ramadan, Bupati Asep Japar Paparkan Capaian dan Agenda Strategis Wujudkan Sukabumi Mubarakah
Pemerintahan    Rabu 25 Februari 2026    22:30:16 WIBSUKABUMI – Semangat Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Dalam kegiatan Muhibah Ramadan Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), Kecamatan Kadudampit, Rabu (25/2/2026), Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas.
Di hadapan para ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran perangkat daerah, Asep mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi berhasil ditekan menjadi 6,41 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.
“Berdasarkan data BPS tahun 2025, persentase penduduk miskin berhasil kita tekan menjadi 6,41 persen,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus memperkuat program pengentasan kemiskinan melalui bantuan sosial yang lebih responsif dan tepat sasaran.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan ialah pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu). Sepanjang 2025, lebih dari 780 unit rutilahu berhasil dibangun melalui Program Sakinah—rumah sehat, laik, nyaman, aman, dan berkah.
“Penanganan rutilahu ini merupakan bagian dari Program Sakinah. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak dan bermartabat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, kegiatan muhibah Ramadan tahun ini juga diisi dengan aksi sosial seperti pembagian sembako, bazar murah, hingga pemberian hadiah umroh bagi warga.
“Alhamdulillah, tahun ini kami pun dapat memberikan hadiah umroh untuk warga,” katanya disambut antusias jamaah.
Di sektor peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemkab Sukabumi terus menggulirkan program beasiswa bekerja sama dengan Universitas Nusa Putra dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
“Kami ingin memastikan anak-anak Sukabumi memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih luas. Semua ini untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat,” terangnya.
Asep menegaskan, visi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah—atau Sukabumi Mubarakah—akan terus menjadi arah pembangunan ke depan. Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar perjalanan kepemimpinan yang dijalankan bersama Wakil Bupati Andreas senantiasa diberi kelancaran.
“Kami menyadari masih banyak yang belum tercapai. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar kami diberi kekuatan untuk membawa Sukabumi lebih baik lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menjelaskan bahwa Muhibah Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan umat, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Tahun ini muhibah direncanakan digelar di 10 kecamatan. Kadudampit menjadi lokasi pertama yang kami kunjungi,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan tausyiah oleh Pimpinan Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), KH. E.S. Mubarok, yang mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukabumi.***Dadan Sundana




























