Kado HUT ke-29, Pemkot Bekasi Ringankan Tarif Sedot Limbah demi Lingkungan Lebih Sehat
Pemerintahan    Rabu 25 Februari 2026    23:36:15 WIBKota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi tahun 2026, pemerintah daerah memberlakukan pengurangan tarif retribusi layanan penyedotan air limbah domestik.
Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan serta memastikan pengelolaan limbah rumah tangga dilakukan sesuai standar kesehatan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa peringatan hari jadi kota tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata.
“Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata. Pengurangan tarif retribusi layanan penyedotan air limbah domestik ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan lingkungan dan kesejahteraan warga,” ujarnya. (25/02).
Menurutnya, pengelolaan sanitasi yang baik merupakan fondasi penting dalam pembangunan kota berkelanjutan. Sanitasi yang terjaga tidak hanya mencegah pencemaran lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Program pengurangan tarif ini berlaku dalam periode tertentu sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Wali Kota, lengkap dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Pemerintah Kota Bekasi melalui perangkat daerah terkait juga akan melakukan sosialisasi secara masif agar informasi tersebut dapat diketahui dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan air limbah domestik semakin meningkat. Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat pun menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Bekasi yang bersih, sehat, nyaman, serta berdaya saing.***Samsudin



























