Gas Bumi PGN Mengalir ke RS Budi Lestari Bekasi, Perkuat Layanan Kesehatan 24 Jam yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Pemerintahan    Rabu 25 Februari 2026    23:06:05 WIBBekasi – Komitmen menghadirkan energi andal bagi layanan publik kembali ditegaskan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Melalui Sales and Operation Region II (SOR II) Area Bekasi, PGN resmi melakukan gas in atau pengaliran gas perdana ke RS Budi Lestari di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (25/2/2026).
Langkah ini menjadi bagian strategis dalam mendukung operasional rumah sakit ibu dan anak yang beroperasi 24 jam penuh. Pada tahap awal, kebutuhan gas bumi diproyeksikan mencapai sekitar 432 meter kubik per bulan. Pasokan tersebut dialirkan melalui jaringan pipa untuk menunjang operasional dapur, layanan laundry, serta sistem pendukung lainnya.
General Manager PGN SOR II, Iwan Yuli Widyastanto, menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas pengembangan layanan PGN karena membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkesinambungan.
“Rumah sakit adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang memerlukan perawatan intensif dan berkelanjutan. Operasional 24 jam menuntut pasokan energi yang stabil demi menjaga mutu dan keselamatan layanan. Melalui pemanfaatan gas bumi PGN, kami berharap RS Budi Lestari dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran gas bumi bukan sekadar penyediaan energi, melainkan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi yang lebih bersih, efisien, dan rendah emisi, sekaligus mendorong keberlanjutan operasional fasilitas publik.
Pjs Area Head PGN Bekasi, Amin Hidayat, memastikan seluruh proses gas in dilaksanakan sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku. PGN juga akan melakukan monitoring serta pendampingan teknis secara berkala guna menjaga keandalan sistem dan optimalisasi pemanfaatan gas bumi.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan sesuai prosedur. Ke depan, pendampingan teknis akan terus dilakukan agar pemanfaatan gas bumi di RS Budi Lestari berjalan maksimal,” jelasnya.
Direktur RS Budi Lestari, dr. Titi Anggraeni Nasution, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Menurutnya, pemanfaatan gas bumi membantu rumah sakit meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat ketahanan energi.
“Kami bangga dapat bekerja sama dengan PGN dalam penyaluran gas bumi di RS Budi Lestari. Pemanfaatan ini mendukung operasional yang lebih optimal, efisien, dan ramah lingkungan. Kami berharap potensi efisiensi biaya operasional hingga 60 persen dapat menunjang kebutuhan instalasi gizi dan layanan laundry. Terima kasih PGN telah menjadi bagian dari perjalanan kami dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Di Area Bekasi, PGN saat ini telah melayani lebih dari 23.000 pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta rumah tangga di sejumlah kawasan seperti Margahayu, Perumnas 1–3, Rawa Lumbu, Kranggan, Bekasi Selatan, hingga New Rawa Lumbu. Perluasan jaringan terus dilakukan guna menghadirkan solusi energi yang aman, praktis, dan berkelanjutan.
Gas bumi PGN mengalir selama 24 jam tanpa memerlukan penyimpanan tabung, bertekanan rendah sehingga lebih aman, serta menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional. Keunggulan tersebut menjadikan gas bumi sebagai pilihan energi yang mendukung lingkungan lebih sehat sekaligus efisiensi biaya operasional.
Ke depan, PGN menargetkan perluasan layanan gas bumi ke berbagai fasilitas pelayanan publik dan sektor strategis lainnya, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan energi baik dan melayani sepenuh hati bagi masyarakat.***Samsudin




























