Warga Dilibatkan Awasi THM, Pemkot Bekasi Jaga Ramadan Tetap Kondusif
Pemerintahan    Sabtu 28 Februari 2026    00:30:23 WIBKOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan tempat hiburan malam (THM) selama bulan Ramadan. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, masyarakat diajak aktif melaporkan jika menemukan pelanggaran terhadap maklumat Ramadan yang telah ditetapkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Bekasi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga suasana Ramadan tetap kondusif, sekaligus memastikan pelaku usaha mematuhi pembatasan operasional yang berlaku selama bulan suci.
Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, menegaskan jajarannya siap merespons cepat setiap aduan warga. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci efektivitas pengawasan di lapangan.
“Kami minta masyarakat aktif melapor jika menemukan THM yang buka saat Ramadan. Petugas kami di wilayah siap bergerak dan menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Nesan, Jumat (27/2/2026).
Patroli Hingga Dini Hari
Selama Ramadan, Satpol PP menggelar operasi gabungan yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 03.00 WIB. Sejumlah titik yang sebelumnya teridentifikasi sebagai lokasi THM menjadi sasaran patroli.
Hasilnya, pada operasi terakhir tidak ditemukan tempat hiburan malam yang beroperasi.
“Hasil operasi dari jam 9 malam sampai jam 3 pagi, tidak ada yang buka termasuk THM,” katanya.
Meski demikian, pengawasan disebut tidak akan dikendurkan hingga Ramadan berakhir. Selain patroli rutin, respons terhadap laporan masyarakat di tiap kecamatan juga terus dioptimalkan.
Sanksi Bertahap
Nesan memastikan, apabila ditemukan pelanggaran, sanksi bertahap akan diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari teguran hingga tindakan administratif lainnya, akan dijalankan sebagai bentuk penegakan aturan.
Pemerintah Kota Bekasi berharap keterlibatan masyarakat dapat memperkuat pengawasan sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk saling menjaga ketertiban umum.
Dengan mekanisme aduan publik yang dibuka, aparat dan warga diharapkan menjadi mitra dalam merawat suasana Ramadan yang aman, tertib, dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.***Samsudin




























